Kualitas Calon Presiden Semakin Terlihat
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia Andy Budiman.
Jakarta: Kualitas calon presiden yang bertarung di Pilpres 2019 semakin terlihat. Masyarakat kini dapat menilai calon yang benar ikhlas bekerja untuk masyarakat dan calon yang berupaya mendapat kedudukan dengan mempublikasikan kritikan tanpa data yang akurat.
 
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia Andy Budiman mengatakan  calon presiden Joko Widodo semakin memperlihatkan kualitas pribadi sebagai pemimpin. Hal itu terlihat dari kasus kebohongan Ratna Sarumpaet.
 
“Jokowi memilih tidak berkomentar dan fokus pada upaya mengatasi musibah bencana di Palu, Sigi dan Dongala. Jokowi bahkan tidak gentar menghadapi beragam kritikan dan terus menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Andy dalam keterangan tertulisnya, Senin, 8 Oktober 2018.
 
Di sisi lain, Andy menyayangkan sikap calon presiden Prabowo Subianto yang terlalu reaktif dalam menyikapi beragam kasus. Buntutnya, pernyataan yang disampaikan Prabowo ke masyarakat tidak valid.
 
“Sangat disayangakan, politikus senior sebesar Prabowo tidak melakukan cek dan ricek sebelum menyampaikan pernyataan di depan public,” ujar Andy.

Baca: Habib dan Ulama Dukung Jokowi-Ma'ruf

Andy mencatat, ada tiga hal yang disampaikan Prabowo yang belakangan tidak terbukti kebenarannya.  “Pertama, ketika menyatakan diri menang Pilpres 2014 berdasar hasil survei internal. Kedua ketika Prabowo menyatakan Indonesia akan bubar pada 2030 berdasar novel ‘Ghost Fleet’. Ketiga adalah kasus Ratna Sarumpaet yang ia sebut sebagai pelanggaran HAM berat,” kata Andy.
 
Andy mengimbau masyarakat untuk memilih calon presiden dengan cerdas. Bisa dilakukan dengan melihat rekam jejaknya. Pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan pesta demokrasi yang damai dan bermartabat.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id