Fadli Zon: Terlalu Dini Bicarakan Anies Jadi Cawapres
Waketum Gerindra Fadli Zon/MI/Mohamad Irfan
Jakarta: Hasil survei yang menyebut Anies Baswedan berpeluang kuat mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 ditanggapi dingin. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menegaskan pihaknya saat ini hanya berfokus pada konsolidasi menyiapkan verifikasi sebagai peserta Pemilu 2019.

"Saya kira terlalu dini bicara itu. Kalau bicara pemilihan presiden kan perlu lihat persyaratan-persyaratan dan koalisi," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 7 Desember 2017.

Fadli menegaskan calon pendamping Prabowo harus memenuhi kriteria. Selain elektabilitas, sosok yang akan diusung perlu didukung kekuatan koalisi parpol.


Fadli tak membantah pihaknya memantau elektabilitas Gubernur DKI Jakarta itu. Tapi, tinggi atau rendah hasilnya belum tentu menjadi  faktor utama keputusan partai.

Baca: Anies Berpeluang Kuat Mendampingi Prabowo

Fadli kembali menekankan fokus Gerindra belum sampai pada pembahasan calon pendamping. "Belum ada pembicaraan itu, saya kira masih jauh."

Wakil Ketua DPR itu mengaku tak begitu tertarik dengan rilis hasil survei sejumlah lembaga. Menurut dia, metode survei yang digunakan cenderung kuno. Akurasi kepastian menentukan elektabilitas tokoh pun seringkali meleset.  

"Metodologi survei harus kita evaluasi. Metode konvensional. Bayangkan 1.200 orang mau merefleksikan pandangan atau persepsi 261 juta orang," ujar dia.

Nama Anies mencuat melalui survei Indo Barometer yang dirilis Mingggu, 3 Desember 2017. Anies memperoleh lebih dari 20 persen suara.

"Nama terkuat calon wakil presiden-nya Prabowo adalah Anies Baswedan dengan perolehan angka 22,5 persen," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indo Barometer M. Qodari di Hotel Atlet, Jakarta Pusat, Minggu, 3 Desember 2017.

Qodari menjelaskan Prabowo-Anies mampu meraih angka 31,7 persen bila benar dipasangkan. Prabowo harus menaikkan elektabilitas meski Anies sudah memiliki modal dari Pilkada DKI 2017.



(OJE)