Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah
Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah

Reses, Legislator Diminta Awasi Pasokan dan Lonjakan Harga Pangan Jelang Lebaran

Nasional ramadan sembako DPR RI Lebaran 2022
Juven Martua Sitompul • 18 April 2022 04:28
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan seluruh anggota dewan yang sedang reses untuk turun langsung mendengar aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil). Apalagi, sejumlah permasalahan mulai dari pasokan, distribusi, hingga lonjakan harga bahan pangan kerap terjadi sebelum memasuki lebaran.
 
"Seperti pengamanan dan pengawasan pasokan serta distribusi bahan pangan selama bulan ramadan dan idulfitri, persoalan kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)," kata Puan di Jakarta, Minggu, 17 April 2022.
 
Puan juga mengimbau seluruh legislator dapat mengawasi kesiapan arus mudik lebaran. Persiapan penyelenggaraan ibadah haji juga diminta tak luput dari perhatian wakil rakyat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penerapan PPKM dan kesiapan menghadapi arus mudik lebaran, persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/2022 M, serta permasalahan penipuan investasi ilegal," kata Puan.
 
DPR memasuki reses Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2021-2022 mulai 15 April sampai 16 Mei 2022. Puan menyebut masa reses merupakan kesempatan bagi seluruh anggota DPR untuk menyapa dan mendengar aspirasi rakyat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
 
"Mendengarkan keluh kesah rakyat, menjelaskan tugas konstitusional yang telah kita laksanakan, dan ikut memperkuat dan mempersatukan rakyat dalam semangat gotong royong, semangat untuk kerja bersama memajukan Indonesia," kata dia.
 
Baca: Bapanas Jaga Harga Pangan di Tingkat Hulu hingga Hilir
 
Dalam kesempatan itu, Puan juga meminta kepada seluruh pihak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat mudik lebaran di kampung halaman. Pemda bersama pengelola tempat wisata bahkan diminta berkoordinasi untuk membuat aturan konkret saat libur lebaran.
 
"Tekankan agar kapasitas di tempat wisata tidak melebihi ketentuan dan upayakan menerapkan manajemen protokol kesehatan sebaik mungkin agar tidak menimbulkan kerumunan di tempat wisata," kata Puan.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif