Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin

Pembelian Sabun Cuci Gunakan Dana Pribadi Jokowi

Nasional presiden jokowi
Dheri Agriesta • 22 Januari 2019 19:56
Jakarta: Aksi Presiden Joko Widodo memborong 100 ribu botol sabun cuci milik kelompok usaha binaan program keluarga harapan di Garut diprotes sejumlah pihak. Sebab untuk hal tersebut Jokowi menghabiskan uang hingga Rp2 miliar.
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menanggapi sindiran tersebut. Ia menjelaskan uang sebanyak itu tidak seberapa buat Kepala Negara.

"InsyaAllah saya pastikan, dana sebesar itu pasti presiden memiliki dana pribadi," kata Ngabalin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa, 22 Januari 2019.
 
Ngabalin menyebut aksi Jokowi bukan tanpa maksud. Orang nomor satu di tanah air itu berniat mendorong kelompok usaha binaan program keluarga harapan.
 
Apalagi, produsen sabun cuci itu mengetahui cara membuat sabun melalui internet. Mereka pun baru memulai usaha sejak dua bulan lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyayangkan sejumlah pihak yang menyerang aksi presiden. Ngabalin menilai seharusnya tindakan kepala negara diapresiasi.
 
"Masa sih dengan cara begitu presiden memberikan motivasi jualan, kok ujungnya nyerang pribadi," pungkas Ngabalin.
 
Seperti diketahui Presiden Joko Widodo memborong 100 ribu botol sabun cuci milik Kelompok Usaha Bersama Padawangi binaan Program Keluarga Harapan (KUBE PKH) di Desa Padahurip, Banjarwangi, Garut, Jawa Barat. Jokowi merogoh kocek Rp2 miliar untuk membeli ratusan ribu botol itu.
 
"Saya mau beli 100 ribu botol bisa enggak?," ujar Jokowi kepada Eli Liawati, Ketua Kelompok Kube PKH Padawangi di Garut, Jawa Barat, Sabtu, 19 Januari 2019.
 
Sontak Eli kaget dan memastikan kembali ucapan Presiden. Jokowi kemudian memberikan uang muka atau down payment (DP) sebesar Rp10 juta sebagai tanda keseriusannya.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif