Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate mengingatkan bagi-bagi kekuasaan justru bedampak buruk bagi keberlangsungan negara. Foto: Antara/Reno Esnir.
Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate mengingatkan bagi-bagi kekuasaan justru bedampak buruk bagi keberlangsungan negara. Foto: Antara/Reno Esnir.

NasDem Ingatkan Bagi-bagi Kekuasaan Berbahaya

Nasional koalisi partai pilpres 2019
Damar Iradat • 14 Juli 2019 19:43
Bogor: Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate meminta agar pertemuan Presiden Terpilih Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Subianto Sabtu, 13 Juli 2019, tidak diartikan sebagai bagi-bagi kekuasaan. Sebab, ia menegaskan, dalam pertemuan kemarin tak ada pembahasan soal itu sama sekali.
 
Menurut Johnny, bagi-bagi kekuasaan itu bisa berdampak buruk bagi Indonesia. Sebab, hal tersebut hanya akan membuat oligarki kekuasaan di negara.
 
"Bahaya untuk negara, untuk rakyat. Ada bahaya oligarki kekuasaan. Apabila terjadi oligarki kekuasaan, bukan hanya Pak Jokowi yang tidak berharap, kita semua tidak berharap, rakyat tidak berharap," ungkap Johnny di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Minggu, 14 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Jokowi dan Parpol Bahas Arah Koalisi di Sentul
 
Selain itu, menurut Johnny, akan sulit jika Gerindra bergabung dalam barisan koalisi Jokowi-Ma'ruf Amim. Sebab, selama kampanye Pilpres 2019 kemarin, visi misi keduanya sudah sangat berbeda, sehingga tidak akan mudah sulit jika harus dipersatukan dalam koalisi.
 
Ia melanjutkan, komposisi parpol koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf saat ini juga sudah cukup besar. Jika ditambah dengan masuknya Gerindra, ia khawatir jika pengambilan keputusan di pemerintah nantinya malah akan berbelit.
 
"Makanya yang diajak Pak Jokowi adalah bersama-sama bersatu, melihat ke depan, membangun Indonesia agar Indonesia maju, sukses di antara persaingan dengan negara-negara lain," ujar dia.
 
Kendati begitu, Johnny mengatakan, keputusan masuk atau tidaknya Gerindra ada di tangan partai koalisi lain dan Gerindra sendiri. Ia tidak mau melangkahi keputusan koalisi.
 
"Itu akan dibicarakan bersama-sama dengan pimpinan parpol koalisi dan relawan," tegasnya.
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif