Jokowi Ultimatum Menko Perekonomian

Achmad Zulfikar Fazli 20 September 2018 15:14 WIB
reforma agraria
Jokowi Ultimatum Menko Perekonomian
Presiden Joko Widodo--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Jakarta: Presiden Joko Widodo meminta Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyelesaikan draf peraturan presiden (Perpres) soal reforma agraria. Darmin diberikan waktu selama satu minggu.

"Saya beri waktu ke Pak Menko saya bisikin, seminggu lagi harus selesai," kata Jokowi dalam acara Peresmian Pembukaan Rembuk Nasional Pelaksanaan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial untuk Keadilan Sosial dan Global Land Forum 2018 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

Menurut dia, draf itu sudah disusun jajaran kabinetnya. Namun, tak mudah membuat perpres. Banyak hal yang harus diatur sehingga membutuhkan waktu untuk menyelesaikannya.


"Sudah jadi, sudah muter, tapi belum sampai meja saya. Memang buat perpres muter-muter dulu," ucap dia.

Baca: Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial Kunci Sertifikasi Lahan

Eks Gubernur DKI Jakarta itu pun berjanji akan mengikuti perkembangan draf perpres tersebut hingga sampai ke tangannya. "Pasti saya telepon sampai meja siapa, saya ikuti terus," ucap dia.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj sebelumnya mengusulkan Presiden untuk menerbitkan peraturan soal reforma agraria. Sebab, selama ini masih banyak warga NU yang kesulitan mendapatkan lahan.

"PBNU mengusulkan agar ada perpres reforma agraria sekaligus bisa diterbitkannya inpres sebagai aturan teknis yang bisa memayungi semua proses," kata Said.

Menurut dia, selama ini banyak masyarakat yang bermasalah dengan hukum karena dianggap masuk ke lahan orang lain. Hal itu dinilai tak akan terjadi jika ada aturan yang memayungi masyarakat dalam memperoleh lahannya.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id