Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin bersama pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Kerja. ANT/Nova Wahyudi.
Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin bersama pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Kerja. ANT/Nova Wahyudi.

Partai Kecil Dinilai Sulit Dapat Kursi Menteri

Nasional presiden jokowi
Candra Yuri Nuralam • 10 Juli 2019 10:27
Jakarta: Partai yang tak lolos ambang batas parlemen di Koalisi Indonesia Kerja dinilai sulit mendapatkan kursi menteri Kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Presiden terpilih disebut lebih melirik kader partai dengan perolehan suara terbanyak di Parlemen.
 
"Kalau melihat dari hierarkinya, Jokowi pasti akan prioritas pada calon menteri dari partai yang lolos ke Senayan karena pertimbangan stabilitas dan back up politik di Parlemen," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno kepada Medcom.id, Rabu 10 Juli 2019.
 
Baca: PDI Perjuangan Dinilai Laik Dapat Prioritas Menteri

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adi mengatakan partai kecil dari Koalisi Indonesia Kerja bisa mendapatkan jatah di luar kementerian. Biasanya, kader partai tersebut mendapat jatah jabatan duta besar atau bagian badan usaha milik negara (BUMN).
 
"Baru setelah itu akan dipikirkan partai pengusung non-Parlemen maupun kalangan profesional," ujar Adi.
 
Jokowi tak boleh melupakan jasa partai kecil. Pemerintah juga membutuhkan dukungan sejumlah instansi di luar kementerian.
 
Adi juga meminta partai kecil sadar diri dan tak mengharapkan kursi menteri. Ia yakin Jokowi punya perhitungan matang terkait pembagian kursi kabinet.
 
Baca: Megawati Kantongi Nama Calon Menteri PDIP
 
"Mengingat peran mereka selama pilpres all out dukung Jokowi. Tapi jatahnya tentu sangat minimalis," ujar dia.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif