Kominfo: Polisi Perlu Tindak Akun Mustofa Nahrawardaya

Suci Sedya Utami 30 Oktober 2018 00:34 WIB
Lion Air Jatuh
Kominfo: Polisi Perlu Tindak Akun Mustofa Nahrawardaya
Ilustrasi
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyampaikan duka citaatas musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang.

Selain itu Kominfo juga mengimbau warga net agar tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait kecelakaan penerbangan itu. Dia bilang informasi terpercaya bisa didapatkan dari pihak yang berwenang.

"Warga net Indonesia untuk TIDAK menyebarkan informasi HOAKS ataupun informasi yang bukan berasal dari sumber berwenang terkait dengan musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang," kata Plt Kabiro Humas Kemenko Ferdinandus Setu, di Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018.


Kominfo juga mewanti-wanti warga net untuk tidak menyebarkan foto-foto korban melalui media apapun termasuk media sosial.

"Kami ingatkan kembali bahwa setiap aktivitas kita di ruang siber (cyber space), termasuk aktivitas mendistribusikan, mentransmisikan dan membuat dapat diaksesnya Informasi hoaks diatur dengan UU RI No 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)," jelas Ferdinan.

Untuk itu ia meminta pihak kepolisian segera bertindak apabila ada dugaan penyebaran berita bohong. Salah satunya menindak pemilik akun twitter @AkunTofa yang belakangan viral karena diduga menyebar hoaks.

"Perlu (tindakan polisi). Sesuai amanat UU ITE. Penyidik Polisi yang menentukan setelah melalui proses penyidikan. Tapi kami yakin polisi sudah ambil tindakan sebelum pernyataan saya ini tersiar," tandas dia.

Sebelumnya ada beberapa oknum yang memperkeruh suasana jatuhnya pesawat Lion Air dengan menyebarkan berita bohong. Salah satunya adalah Mustofa Nahrawardaya.

Tadi pagi Mustofa menyampaikan bahwa pesawat Lion Air telah mendarat di Halim Perdana Kusuma. "Kabar dari temen saya di Halim, Lion Air sudah mendarat di Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Alhamdulillah," tulis Mustofa Nahra melalui akun Twitter-nya, @AkunTofa, Senin, 29 Oktober 2018.

Cuitan itu sempat difoto oleh sejumlah kalangan netizen sebelum akhirnya dihapus oleh Mustofa. Dalam foto cuitan tersebut terlihat sebanyak 241 orang menyukainya dan 64 orang me-retweet-nya.

Meski di timeline akun twitter Mustofa sudah tidak terlihat cuitan tersebut, namun rekam digital sudah tersebar luas di jagad maya.

Mustofa dikenal sebagai  relawan #2019GantiPresiden. Ia kerap mengkaitkan bencana dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id