Proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara, Subang Jawa Barat. MI/Reza Sunarya
Proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara, Subang Jawa Barat. MI/Reza Sunarya

Jokowi Perintahkan Pembangunan Pelabuhan Patimban Dipercepat

Nasional ekspor perdagangan pelabuhan patimban
Nur Azizah • 22 September 2020 09:42
Jakarta: Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk mempercepat pembangunan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Pelabuhan Patimbang berperan penting dalam perdagangan di Jawa Barat.
 
"Pelabuhan Patimban ini memiliki nilai strategis dalam pertumbuhan dan perdagangan di wilayah Jawa Barat," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 22 September 2020.
 
Pelabuhan Patimban disebut bisa melengkapi Pelabuhan Tanjung Priok. Dengan begitu, akan terbangun segitiga kawasan ekonomi di Jawa Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yaitu Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, dan kawasan industri di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta," ujarnya.
 
Kepala Negara yakin Jawa Barat bisa lebih banyak mengekspor barang-barang industri bila kawasan ini saling terkoneksi. Terutama ekspor barang-barang otomotif.
 
"Karena itu sudah beberapa kali menyampaikan juga saat peninjauan di lapangan agar dilakukan percepatan penyelesaian pembangunan Pelabuhan Patimban ini," ujar Jokowi.
 
Baca: Menhub: Pelabuhan Patimban Dorong Ekonomi Masyarakat
 
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan proyek pembangunan tahap I Pelabuhan Patimban sudah lebih dari 90 persen. Berdasarkan jadwal, pembangunan pelabuhan akan selesai Oktober 2020 dan bisa dilakukan soft launching pada November 2020.
 
Pelabuhan Patimban akan berskala Internasional. Pelabuhan ini juga akan menjadi pelabuhan terbesar kedua di Indonesia setelah Pelabuhan Tanjung Priok.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif