Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ahmad Iman Syukri, di kawasan Juanda, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019 - Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ahmad Iman Syukri, di kawasan Juanda, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019 - Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Penyebar Hoaks Tak Bisa Dijerat dengan UU Terorisme

Nasional hoax
Achmad Zulfikar Fazli • 21 Maret 2019 19:47
Jakarta: Penyebaran berita bohong (hoaks) dengan terorisme dinilai sebagai dua tindak pidana yang berbeda. Sehingga, penyebar hoaks tak bisa ditindak dengan menggunakan Undang-undang Terorisme.
 
"Saya pribadi sih belum melihat ada irisan yang bisa ditarik hoaks itu ke terorisme. Karena UU Terorisme ini sebenarnya UU khusus untuk terorisme," ujar anggota Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ahmad Iman Syukri usai diskusi Kedai Kopi di Resto Ajag Ijig, Juanda, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019.
 
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto yang pertama kali melontarkan usulan penyebar hoaks bisa dijerat dengan UU Terorisme. Dia berdalih penyebar hoaks memiliki peran sebagai peneror masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Iman menilai hal itu perlu dikaji secara mendalam. Apalagi, hoaks dan terorisme adalah tindak kejahatan yang berbeda. "Hoaks dan terorisme tidak bisa disamakan," ucap politikus PKB itu.
 
Baca: Wiranto Sebut Tantangan Pemilu 2019 Adalah Hoaks
 
Hoaks, terang dia, ada UU ITE untuk menjerat pelakunya. Aturan itu dinilai cukup untuk menindak penyebar hoaks. "Jadi saya kira berlebihanlah kalau hoaks itu dijerat dengan UU Terorisme," ujar Ketua Dewan Pimpinan Nasional Jaringan Lingkar Buruh Migran Indonesia (Jangkar Bumi) itu.
 
Dia menjelaskan UU Terorisme secara khusus dibuat untuk menindak pelaku teror, mulai dari eksekutor hingga tokoh utama. Sehingga, menurut dia tidak pas bila UU Terorisme itu digunakan buat menjerat penyebar hoaks.
 
"Semua yang berkaitan dengan terorisme sudah diatur dengan UU Terorisme. Kalau hoaks diatur dalam UU Terorisme saya rasa kurang pas, karena sudah ada UU ITE yang mengatur itu," pungkas dia.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif