Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Medcom.id/Kautsar Wisya Prabowo)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Medcom.id/Kautsar Wisya Prabowo)

Mendagri Sebut Pemilihan Pj Transparan dan Demokratis

Kautsar Widya Prabowo • 12 Mei 2022 13:59
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan telah bersikap demokratis dan transparan dalam memilih penjabat (Pj) kepala daerah. Menurut Tito, hal itu sudah sesuai dengan Putusan Perkara nomor 15/PUU-XX/2022.
 
"Putusan MK sudah saya baca mengenai mekanisme penunjukkan penjabat yang habis masa jabatan tahun 2022 2023. Itu (transparansi) letaknya bukan di dalam keputusan, tapi di dalam pertimbangan," kata Tito kepada wartawan usai melantik para penjabat di Kantor Kemendagri Jakarta, Kamis, 12 Mei 2022. 
 
Tito menyebut menerapkan prinsip demokratis tidak dilakukan dengan mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat. Melainkan melalui beberapa kelompok masyarakat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini kan enggak mungkin mendengarkan seluruh aspirasi rakyat ya atau melalui mekanisme DPRD. Itu namanya pemilihan. Tapi kita menjaring aspirasi," jelas dia.
 
Tito memastikan nama-nama mereka juga sudah diketahui oleh Presiden Joko Widodo. Nama-nama tersebut telah dibahas melalui sidang. 
 
"Tiap satu-satu dibahas. Kurangnya di mana, kinerjanya bagaimana. Kemudian apa saja tantangan melaksanakan tugas. Semua dibahas di sana. Sehingga akhirnya terpilihlah," terang dia.
 
Baca: Presiden: Pj Kepala Daerah Mesti Bekerja Profesional
 
Tito optimis lima pj kepala daerah yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya secara baik. Terlebih setiap pihak telah memiliki pengalaman yang memumpuni. 
 
"Pengalaman juga cukup. Kemudian dilihat dari kemampuan akademik ada yang doktor kalau enggak salah ya," ungkap dia.
 
Kelima pj kepala daerah yang baru saja dilantik ialah Al Muktabar menjadi Pj Gubernur Banten, Ridwan Djamaluddin sebagai Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, dan Akmal Malik menjadi Pj Gubernur Sulawesi Barat. Kemudian, Hamka Hendra Noer Pj Gubernur Gorontalo dan Komisaris Jenderal (Purn) Paulus Waterpauw Pj Gubernur Papua Barat.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif