NEWSTICKER
Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Empat Fraksi Sepakat Masa Sidang DPR Segera Dimulai

Nasional Virus Korona
Anggi Tondi Martaon • 26 Maret 2020 15:01
Jakarta: Empat fraksi sepakat masa sidang III 2019-2020 DPR segera dimulai. Dukungan politik DPR diperlukan pemerintah dalam penanggulangan virus korona (covid-19).
 
"Hari ini pemerintah butuh DPR untuk mendampingi dalam menghadapi situasi ini," kata Ketua Fraksi NasDem Ahmad Ali kepada Medcom.id, Kamis, 26 Maret 2020.
 
Anggota Komisi III itu menilai masa reses DPR membuat implementasi program penanggulangan korona terhalang. Pasalnya, program pemerintah harus dibahas dahulu bersama DPR.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Maka dengan memperpanjang reses, otomatis kita tidak bisa mengambil keputusan kelembagaan karena kita sedang reses," ungkap dia.
 
Hal serupa disampaikan Sekretaris Fraksi Gerindra Desmond J Mahesa. Selain dukungan politik, DPR harus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penanggulangan wabah korona.
 
"Harus bersidang karena banyak hal pertanyaan anggota DPR sebagai wakil rakyat. Dari pertanyaan itulah kebijakan apa yang diambil pemerintah bersama DPR ke depan," ungkap Desmond.
 
Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani setuju masa sidang dimulai dengan beberapa penyesuaian. Hal ini meliputi pengaturan mekanisme rapat paripurna pembukaan masa sidang yang dibuat sederhana dan menjalankan protokol pencegahan covid-19.
 
"Rapur (rapat paripurna) ya hanya sebentar saja dengan cara semua bahan yang akan dimintakan persetujuan dibagikan lebih dulu. Jadi tidak usah dibacakan. Semua anggota yang masuk ke ruangan diperiksa suhu badan dan lain-lain," ujar dia.
 
Empat Fraksi Sepakat Masa Sidang DPR Segera Dimulai
Suasana sidang paripurna di DPR. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
 
Baca: DPR Perpanjang Masa Reses Akibat Korona
 
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cucun Ahmad Syamsurijal juga sepakat masa sidang III 2019-2020 harus dimulai. Pengambilan keputusan harus dilakukan melalui rapat resmi di Jakarta.
 
"Bagaimana melakukan rapatnya yang pasti kayak paripurna itu kan tidak bisa dilakukan di luar Jakarta. Pasti kalau pengambilan keputusan tingkat dua anggota harus kumpul di Jakarta," kata Cucun.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif