Yusril: PBB Belum Tentukan Dukungan
Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul.
Jakarta: Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra belum mengambil sikap terkait dukungannya kepada salah satu pasangan calon presiden pada Pemilu 2019. Partainya fokus pada pemilihan legislatif.

Yusril menjelaskan Pemilu 2019 kali ini berbeda dari biasanya. Apalagi, menurut dia, memilih partai tidak berarti sama dengan memilih calon presiden.

"Kecuali satu partai satu presiden. Itu bisa dipastikan pilih parrai dan presidennya. Sampai hari ini PBB belum ambil keputusan apa-apa. Mungkin nanti Bulan Oktober," kata Yusril di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 13 September 2018.


Ia berharap dengan makin banyaknya pilihan partai pada pemilu tahun depan, masyarakat diberikan banyak opsi untuk memilih yang terbaik. Pemilu serentak ini akan bergantung pada pilihan-pilihan rasional masyarakat.

"Saya berharap masyarakat secara rasional pilih partai yang memperjuangkan aspirasi mereka," tutur dia.

Baca: Pileg Diprediksi Lebih Sengit ketimbang Pilpres

PBB sebelumnya memberi sinyal mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Itu bisa dibaca dari penyataan Yusril Ihza Mahendra soal tak adanya kewajiban cuti bagi Jokowi sebagai petahana.

Sekjen PBB Afriansyah menyebut pernyataan itu merupakan pendapat akademik Yusril sebagai pakar di bidang hukum tata negara. Pendapat itu diyakini sebagai pandangan seorang negarawan terhadap kondisi bangsa dan negara secara objektif.

Menurut Afriansyah, PBB punya banyak pertimbangan dalam menentukan sikap politiknya di Pilpres 2019. Selain kepentingan bangsa dan umat Islam, PBB juga menimbang dampak yang bakal diterima partai sebagai partai islam dan kebangsaan.




(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id