Jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju - - Foto: MI/ Ramdani
Jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju - - Foto: MI/ Ramdani

Ancaman Reshuffle Dinilai Pendongkrak Perekonomian Nasional

Nasional reshuffle kabinet
Anggi Tondi Martaon • 11 Juli 2020 04:03
Jakarta: Ancaman reshuffle dianggap sebagai upaya meng-endorsement perekonomian Indonesia. Perekonomian Indonesia tengah mengalami guncangan akibat pandemi virus korona.
 
"Ini dicoba dengan stimulus politik. Bagaimana bahwa isu reshuffle bisa menjadi endorsment bisa menjadi pendongkrak situasional," kata Wakil Ketua Fraksi Demokrat Herman Khaeron dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Political and Public Policy Studies (P3S) di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020.
 
Anggota Komisi VI itu menyebutkan realisasi reshuffle kabinet menunggu respons perekomian Indonesia. Perombakan kabinet dilakukan jika ancaman tersebut mampu menaikkan instrumen makro ekonomi Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau respons (makro) itu landai, ya tidak akan terjadi (reshuffle)," kata dia.
 
Baca: Jokowi Disebut Singgung Wacana Reshuffle Saat Bertemu Pimpinan MPR
 
Dia menyebut pernyataan pemimpin negeri, baik itu bernada positif atau sentimental berdampak pada perekonomian nasional. Setidaknya menjadi stimulus sektor perekonomian.
 
Namun, berdasarkan pengamatannya Jokowi tidak akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat. Sebab, pernyataan Jokowi ternyata tidak berdampak besar terhadap perekonomian nasional.
 
"Sehingga buat apa juga kemudian reshuffle kabinet dilakukan tidak membawa efek terhadap penguatan rupiah, peningkatan daya beli masyarakat yang kemudian mendongkrak pada pertumbuhan ekonomi secara nasional," ujar dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif