NEWSTICKER
Ilustrasi. Medcom.id.
Ilustrasi. Medcom.id.

PKS-Demokrat Usulkan Pansus Angket Jiwasraya

Nasional Jiwasraya
Kautsar Widya Prabowo • 04 Februari 2020 14:46
Jakarta: Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Demokrat menyerahkan usulan pembentukan panitia khusus (pansus) hak angket PT Asuransi Jiwasraya (persero) ke DPR. Dokumen berisi usulan tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin.
 
Aziz mengatakan usulan ini merupakan hak anggota DPR untuk menyuarakan pendapatnya sesuai dengan Pasal 79 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014 juncto Pasal 154 ayat (1) Peraturan DPR 1 Tahun 2014. Regulasi itu mengatur hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat.
 
"Untuk menjadi perhatian seluruh anggota dewan yang ada di DPR ini tentunya. Secara makna saya belum baca secara detail," kata Aziz di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aziz menyebut usulan Fraksi PKS dan Demokrat ini akan dipelajari lebih lanjut dengan pimpinan anggota DPR lainnya. "Proses siang hari ini kami terima. Ini akan menjadi perhatian pimpinan," tuturnya.
 
PKS-Demokrat Usulkan Pansus Angket Jiwasraya
PKS dan Demokrat menyerahkan dokumen berisi usulan pansus angket Jiwasraya. Foto: Medcom/Kautsar Widya Prabowo
 
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwani mengatakan usulan pansus hak angket sudah disetujui seluruh anggota fraksi PKS. Ia menyebut usulan ini menunjukan keseriusan PKS mengungkap kasus dugaan korupsi di perusahaan asuransi pelat merah itu.
 
"Fraksi PKS 50 anggota sudah tanda tangan semua, mestinya sesuai syarat administrasi yang diatur undang-undang bisa terpenuhi," kata Jazuli.
 
Anggota Fraksi Demokrat Herman Khaeron berharap pembentukan pansus hak angket dapat mengungkap secara tuntas kasus yang merugikan negara Rp13,7 triliun itu. Seluruh anggota fraksi partai Demokrat disebut bulat ingin membentuk pansus Jiwasraya.
 
"Supaya kasus Jiwasraya ini terkoordinasi dan tuntas. Logikanya sudah ada tiga panja di tingkat komisi, tentu kita membentuk Pansus," ucap Herman.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif