Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. MI/Bagus Suryo
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. MI/Bagus Suryo

Keppres Kedaruratan Kesehatan Tidak Dicabut

Nasional Virus Korona virus corona
Nur Azizah • 18 Mei 2020 17:24
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menegaskan Indonesia masih berstatus darurat kesehatan secara nasional. Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 belum dicabut.
 
"Keppres ini tidak berlaku kalau dicabut. Jadi Indonesia tetap darurat kesehatan landasan hukumnya UU 6 Tahun 2018," kata Muhajir di Jakarta Pusat, Senin, 18 Mei 2020.
 
Salah satu indikator Indonesia mengalami darurat kesehatan ialah penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hingga saat ini, pemerintah masih memberlakukan kebijakan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak ada pelonggaran PSBB dan memang Keppres gak dicabut. PSBB berlaku nasional terutama di Pasal 49," ungkapnya.
 
Baca: New Normal Picu Gelombang Dua Penyebaran Covid-19
 
Namun ia tak membantah, pihaknya tengah membahas skenario pelonggaran PSBB. Belum diketahui kapan pelonggaran akan diimplementasikan.
 
"Pengurangan pembatasan sedang dikaji. Tapi jangan diartikan pelonggaran semau gue. Protokol kesehatan harus diperketat," ujar dia.
 
Mantan Menteri Pendidikan ini menjelaskan pelonggaran PSBB bisa membentuk kehidupan baru atau new normal. Sejumlah sektor usaha diizinkan beroperasi dengan ketentuan yang harus ditaati.
 
"Detail semua bidang yang dikurangi pembatasan sedang digodok dan dikompilasi Kemenkes dan gugus tugas. Untuk mengatur bagaimana cara datang ke sebuah acara, ibadah, itu harus ditaati. Itu new normal," paparnya.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini: https://www.medcom.id/corona
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif