394 Ribu Ormas Aktif Tercatat di Kemendagri

Fachri Audhia Hafiez 25 Oktober 2018 11:54 WIB
ormas
394 Ribu Ormas Aktif Tercatat di Kemendagri
Paparan 4 tahun kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membeberkan peningkatan signifikan jumlah organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia. Pada 2018 saja ada penambahan 50 ribu ormas.

"Pada 2017 tercatat ada 344.039 ormas. Per hari ini jumlah ormas kita 394.250 yang terdaftar," kata Tjahjo dalam paparannya di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Oktober 2018.

Menurut dia, ormas itu mendaftar melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), hingga Kementerian Luar Negeri (Kemlu). Ormas ada di tingkat provinsi hingga kabupaten atau kota.


Tjahjo mengatakan angka tersebut kemungkinan masih bisa bertambah. Pasalnya, ada beberapa ormas yang belum mendaftarkan diri. "Angka itu di tingkat pusat, ini belum termasuk geng motor juga," kata Tjahjo berkelakar.

Kemendagri akan bekerja sama dengan Kejaksaan Agung mengingat tingginya jumlah ormas di Indonesia. Hal ini guna mengontrol arah ormas agar tak berseberangan dengan Pancasila.

Baca: Ormas Diajak tak Lelah Kritisi Kebijakan Pemerintah

"Harus diingatkan kalau ada yang ingin mengubah Pancasila dan mengganggu NKRI, harus dilawan," ucap Tjahjo.

Kemendagri juga mengantisipasi radikalisme yang dikhawatirkan muncul kapan saja. Pemantauan ini seperti halnya orang yang pulang dari Suriah yang diawasi oleh pemerintah.

"Kalau ada warga kita yang pulang dari Suriah harus dipastikan dia tinggal di RT-nya mana. Harus detail untuk diawasi by name by address," ujar Tjahjo.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id