Ekonomi. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ekonomi. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Diplomasi Perdagangan Dipercaya Kuat di Bawah Kemenlu

Nasional kabinet jokowi
Whisnu Mardiansyah • 15 Agustus 2019 16:24
Jakarta: Anggota Komisi I DPR Supiadin percaya dengan wacana pembentukan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Perdagangan Internasional. Ia menyebut diplomasi perdagangan bakal lebih kuat di bawah kendali Kemenlu.
 
"Artinya lebih mudah (diplomasi) karena nanti sekaligus misalnya negara sahabat ketika bicara perdagangan, dia tidak bicara lagi dengan menteri perdagangan di Indonesia dia langsung dengan duta besar," kata Supiadin saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Menurut dia, perdagangan memang menjadi salah satu misi diplomatik Kemenlu selain politik dan keamanan. Namun, selama ini peran duta besar hanya sebagai penghubung misi perdagangan. Segala kebijakan dan eksekusi menjadi kewenangan Kementerian Perdagangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau sekarang dengan diberikan fungsi itu Kementerian Luar Negeri berarti menjadi tugas pokok KBRI (kedutaan besar Republik Indonesia) seperti itu, meningkatkan salah satunya perdagangan internasional," kata politikus NasDem itu
 
Baca: Kemendag Dukung Penyederhanaan Prosedur Perdagangan Internasional
 
Selama ini, kata Supiadin sejatinya masalah perdagangan sudah ada di KBRI. Namun, hal ini masih sebatas perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) yang ada di luar hierarki Kemenlu.
 
"Selama ini tidak berjalan karena KBRI fungsinya hanya memfasilitasi membantu saja. Tercapai syukur, kalau sekarang harus punya target KBRI harus punya target," jelas Supiadin.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif