Diskusi Politika Research and Consulting (PRC). Foto: Medcom.id/Jufriansyah
Diskusi Politika Research and Consulting (PRC). Foto: Medcom.id/Jufriansyah

Parpol Didorong Usung Kader Jadi Kepala Daerah

Nasional Pemilu Serentak 2020
Jufriansyah • 05 Januari 2020 17:57
Jakarta: Direktur Riset Politika Research and Consulting (PRC) Dudi Iskandar menyebut muncul fenomena sebagian besar calon maupun kepala daerah bukan berasal dari kader partai politik (parpol). Hal itu menunjukkan distribusi kader parpol di eksekutif terhambat.
 
"Misalnya oleh tokoh di daerah yang 'berkantong tebal', lebih populer atau berkarisma, modal sosial lebih besar, dan sebagainya," kata Dudi dalam diskusi dan re-branding PRC di Sehati Hotel Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu, 5 Januari 2020.
 
Dudi memaparkan idealnya lembaga eksekutif ialah salah satu ruang distribusi kader bagi parpol. Apabila tidak terdistribusi dengan baik maka akan berimbas semakin tereduksinya kelembagaan parpol.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Makanya PRC mendukung Komisi II DPR menyusun undang-undang yang bisa memperkuat distribusi kader parpol di tingkat eksekutif," ujar Dudi.
 
Dudi mengatakan Pilkada 2020 mesti jadi salah satu langkah memperkuat distribusi kader parpol. Dia menyebut parpol harus memberikan ruang yang lebih luas kepada anggota legislatif baik di pusat maupun daerah ikut serta dalam pagelaran Pilkada 2020.
 
"Idealnya jika seseorang calon kepala daerah yang bukan berasal dari kader partai politik maju dalam pilkada harus menjadi kader partai politik," kata Dudi.
 
Dia menyebut bika calon enggan menjadi kader parpol, maka calon lebih baik mencalonkan diri melalui jalur independen.Dudi mengatakan dengan menjadi kader parpol diharapkan peran parpol semakin kuat, sehingga demokrasi semakin sehat.
 
"Sebaliknya dengan tidak menjadi anggota partai politik calon kepala daerah yang akan maju pilkada akan memperkuat fenomena politikus "kutu loncat" dan posisinya di pemerintahan daerah akan lemah," tutur dia.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif