Ilustrasi maket ibu kota baru. Foto: Kementerian PUPR
Ilustrasi maket ibu kota baru. Foto: Kementerian PUPR

DPR Akan Bedah Potensi Karhutla di Ibu Kota Baru

Nasional Ibu Kota Baru
Arga sumantri • 18 September 2019 15:56
Jakarta: Panitia khusus (pansus) pemindahan ibu kota bakal meminta penjelasan pemerintah tentang calon lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur. Pansus ingin mendapat penjelasan rinci mengenai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
 
"Dengan kejadian yang ada, jadi fakta yang muncul dan kita akan tanyakan bagaimana (antisipasinya) kepada pemerintah," kata Ketua Pansus Pemindahan Ibu Kota Zainudin Amali di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 September 2019.
 
Hasil kajian pemerintah menunjukkan wilayah calon ibu kota baru minim risiko bencana. Zainudin menyebut kajian ini harus diklarifikasi dengan kondisi kekinian di wilayah itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita enggak mau salah, kita mau memutuskan secara tepat tetapi objektif," ucap politikus Golkar itu.
 
Ia memastikan pansus berupaya menekan pandangan subjektif dalam mengkaji hasil riset pemerintah tentang ibu kota baru. Pansus juga akan menguliti rencana pembiayaan pembangunan ibu kota baru.
 
Pemerintah berencana memindahkan ibu kota dengan dibiayai swasta 50%. "Sumber pendanaan, dari mana, berapa, dan kapan. Kan angka-angka semua itu. Kan tidak bisa hanya dengan narasi-narasi yang kualitatif," tutur Amali.
 
Presiden Joko Widodo mengumumkan sebagian kawasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara menjadi lokasi ibu kota baru. Wilayah ini dianggap minim risiko bencana, seperti banjir, gempa, tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi, dan tanah longsor.
 
Wilayah ini dinilai strategis karena berada di tengah Indonesia. Kawasan ini juga diapit perkotaan yang sedang berkembang, Balikpapan dan Samarinda. Sejumlah infrastruktur pendukung tersedia di wilayah tersebut.
 
Plt Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI Joeni Setijo Rahajoe menyebut kebakaran hutan dan lahan gambut merupakan ancaman terbesar bagi Kalimantan. Pemerintah perlu bekerja keras menghadapi potensi bencana ini.
 
"Hutan gambut merupakan tipe ekosistem yang rentan dan wajib dijaga supaya tidak terjadi kebakaran hutan apabila ibu kota akan dipindahkan di wilayah Kalimantan," kata Joeni di kantornya beberapa waktu lalu.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif