Staf Khusus Milenial era Kabinet Indonesia Maju/Antara/Wahyu Putro
Staf Khusus Milenial era Kabinet Indonesia Maju/Antara/Wahyu Putro

Legislator: Kesalahan Stafsus Milenial Karena Kurang Jam Terbang

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf presiden jokowi
Anggi Tondi Martaon • 11 November 2020 16:48
Jakarta: Kesalahan berulang Staf Khusus (stafsus) Milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran minim jam terbang, utamanya di bidang birokrasi pemerintahan. Mereka diminta belajar banyak terkait hal ini. Pasalnya, semangat saja tidak cukup membantu pemerintahan Presiden Joko Widodo.
 
"Apa pun yang dilakukan sesuai tata krama, birokrasi," kata Anggota DPR Hendrawan Supratikno di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 November 2020.
 
Meski demikian, dia menyambut baik upaya stafsus milenial Aminuddin Ma'ruf. Langkahnya mengumpulkan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) membahas Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker) dianggap tepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Stafsus Milenial Aminuddin Dinilai Bertindak Kebablasan
 
"Karena itu tugas semua (menyosialisasikan UU Ciptaker)," ujar dia.
 
Hal senada disampaikan Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. Menurut dia, langkah Aminuddin murni membantu Presiden Jokowi. 
 
Kesalahan administrasi Aminuddin harus diperbaiki. Dia juga meminta permasalahan surat menyurat tidak dibesarkan-besarkan.
 
"Enggak usah terlalu diributkan lah. Kita sering meributkan hal teknis begitu, kalau suratnya salah dirubah lagi," kata Jazilul.
 
Surat yang dikirim Aminuddin ke Dema PTKIN dipermasalahkan Ombudsman RI. Surat tersebut dinilai melampaui kewenangan Aminuddin sebagai stafsus, sebab berisikan perintah menghadiri acara UU Ciptaker.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif