Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Pembangunan 21 Bandara Baru untuk Akses ke Pedalaman

Nasional pembangunan bandara Kementerian Perhubungan
Sri Yanti Nainggolan, Yurike Budiman • 14 Agustus 2020 19:46
Jakarta: Kementerian Perhubungan terus membuka aksesibilitas transportasi udara. Terutama akses ke daerah pedalaman.
 
"Program prioritas jembatan udara di Papua 37 rute menuju tempat-tempat berketinggian dan 21 bandara baru," ujar Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dalam webinar Transportasi Untuk Merajut Keberagaman, Jumat, 14 Agustus 2020.
 
Beberapa bandara baru yakni Bandara Tambelan di Bintan (Kepulauan Riau), Bandara Muhammad Siddik di Barito Utara (Kalimantan Tengah), Bandara Siau di Sulawesi Utara. Kemudian Bandara Baru di Toraja (Sulawesi Selatan), serta beberapa bandara baru di Papua dan Papua Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ada juga pembangunan 10 bandara hub primer, perbaikan 175 bandara, dan 5 bandara perairan. Bandara perairan diharapkan dapat meningkatkan pariwisata perairan.
 
"Kita wujudkan transportasi sebagai alat pemersatu bangsa," kata Budi.
 
Baca:Bandara Buntu Kunik Toraja Segera Beroperasi
 
Menurutnya, transportasi memiliki peran penting untuk menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lain dan menjadi urat nadi perekonomian di Indonesia.
 
Hal ini selaras dengan program Presiden Joko Widodo bahwa pembangunan Indonesia dari pinggiran, maka infrastruktur seperti transportasi udara diyakini membuat keterhubungan masyarakat yang tinggi.
 
Budi juga menyebut transportasi udara tetap melayani penerbangan untuk menjamin pasokan logistik dan alat kesehatan di daerah terpencil.
 
"Serta sample covid-19 di mana banyak daerah belum memiliki laboratorium sendiri," kata dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif