DPR rapat gabungan dengan lintas kementerian terkait PON ke-XX di Papua. Foto: Medcom/Kautsar Widya Prabowo
DPR rapat gabungan dengan lintas kementerian terkait PON ke-XX di Papua. Foto: Medcom/Kautsar Widya Prabowo

DPR-Pemerintah Rapat Gabungan Bahas PON Papua

Nasional pon 2020
Kautsar Widya Prabowo • 04 Februari 2020 11:45
Jakarta: DPR menggelar rapat gabungan bersama lintas kementerian membahas penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Rapat akan mengoordinasikan kementerian hingga lembaga terkait mendukung kelancaran acara tersebut.
 
Ketua DPR Puan Maharani membuka rapat gabungan pukul 10.30 WIB, setelah peserta rapat dinyatakan kuorum. Rapat tertutup untuk umum.
 
"Perkenankan kami membuka raker (rapat kerja) gabungan dan rapat ini dinyatakan tertutup untuk umum," kata Puan di Ruang Badan Musyawarah (Bamus), Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pantauan Medcom.id, rapat dihadiri pimpinan komisi seperti Ketua Komisi I Meutya Hafid, Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Ketua Komisi III Herman Herry, dan pimpinan Komisi X.
 
Sementara, unsur kementerian dan lembaga yang hadir yaitu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Wakapolri Irjen Gatot Eddy Pramono, serta Pangkogabwilhan II Marsda Fadjar Prasetyo.
 
DPR-Pemerintah Rapat Gabungan Bahas PON Papua
Stadion Papua Bangkit. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin
 
PON ke-XX bakal digelar di Papua pada 20 Oktober hingga 2 November 2020. Rencana semula, sebanyak 47 cabang olahraga bakal dipertandingkan di Bumi Cenderawasih.
 
Melihat kesiapan Papua, sebanyak 10 cabor rencananya dihapus. Dengan begitu, hanya 37 cabor yang bakal dilombakan.
 
Namun, pemerintah memunculkan wacana revisi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 17 tahun 2007 tentang pelaksanaan PON ke-XX, dari semula diselenggarakan di satu provinsi, menjadi dua provinsi. Revisi PP ini menunggu persetujuan Presiden Joko Widodo.
 

 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif