Menhan Harapkan Tupoksi TNI Digunakan untuk Atasi Terorisme

M Sholahadhin Azhar 15 Mei 2018 04:48 WIB
terorisme
Menhan Harapkan Tupoksi TNI Digunakan untuk Atasi Terorisme
Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu. Medcom.id/ Sonya M
Jakarta: Penanganan aksi teror di Mako Brimob dan beberapa gereja di Surabaya dikritisi. Menurut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, sudah saatnya TNI turun tangan mengatasi hal yang sesuai tupoksi mereka ini.

"Lihat tugas pokok, polisi adalah Kamtibmas, tugas pokok TNI adalah alat pertahanan di bidang pertahanan, kalau polisi di Kamtibmas," kata Ryamzard di Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 14 Mei 2018.

Ia menyebut, serangan teroris masuk pada ancaman bagi kedaulatan negara. Maka hal itu merupakan tugas dari TNI, sebab tentara memiliki sumpah untuk menjaga keselamatan bangsa. 


"Kita bicara dengan disiplin ilmu, enggak ngawur. Teroris itu ingin mengganti ideologi, sementara ideologi itu pemersatu bangsa. Dalam Sapta Marga, TNI itu pembela ideologi bangsa, tugas mereka," imbuh Ryamizard.

Ia menyarankan agar TNI segera dioptimalkan tugasnya. Sebab membentuk pasukan gabungan bukan jalan keluar. TNI sudah memiliki sub penugasan yang sesuai dengan keahlian masing-masing personil.

"Misalnya pasukan khas AU, ada teroris di bandara menyandera. Dia turun, dia tahu, karena dia ahlinya," jelas dia.



(SCI)