Pernyataan Andi Arief Disebut tak Mewakili Demokrat

M Sholahadhin Azhar 09 Agustus 2018 11:25 WIB
pilpres 2019
Pernyataan Andi Arief Disebut tak Mewakili Demokrat
Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Jakarta: Pernyataan politikus Demokrat Andi Arief mengenai mahar Rp500 miliar dari Sandiaga Uno untuk PAN dan PKS, disebut tak mewakili Partai Demokrat. Pernyataan resmi partai hanya keluar dari mulut ketua umum dan sekjen partai.
 
"Kalau suara resmi partai itu pasti Ketum atau menugaskan Sekjen. Di luar itu tidak bisa dianggap suara partai," kata Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean di kediaman Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 9 Agustus 2018

Baca: Pernyataan resmi partai hanya keluar dari mulut ketua umum dan sekjen partai. 

Suara resmi, kata dia, memiliki karakteristik tersendiri, yakni menyampaikan amanat partai. Bukan berupa sindiran atau penyebutan berkonotasi negatif, seperti yang disampaikan Andi. Hal tersebut merupakan prosedur partai.
 
"Kami suaranya juga menyampaikan amanat partai. Suara resmi terkait arah-arah politik dari Ketum atau Sekjen. Itu protap," kata dia.
 
Ferdinand menyebut pihaknya tak terlalu memusingkan pernyataan Andi Arief. Apalagi berpikir mengenai sanksi untuk kader Demokrat itu. Saat ini, partai fokus mematangkan koalisi bersama Gerindra.
 
"Jangan dulu lah (sanksi), kita selesiakan dulu koalisi pertemuan ini antara ketua umum," tandasnya.






(FZN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id