Ilustrasi vaksin virus korona (covid-19). Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi vaksin virus korona (covid-19). Medcom.id/M Rizal

Indonesia Bangun Infrastruktur Data Vaksinasi Covid-19

Nasional Virus Korona vaksinasi vaksin covid-19
Nur Azizah • 02 Desember 2020 11:08
Jakarta: Pemerintah tengah membangun infrastruktur data vaksinasi covid-19. Sistem ini akan memiliki lima fungsi untuk mengoptimalkan vaksinasi massal untuk menekan pandemi.
 
Pertama, sistem mengintegrasikan data berbagai sumber terkait vaksinasi. Kedua, sistem menyaring data individu penerima vaksin prioritas. Ketiga, membangun aplikasi pendaftaran vaksin baik program pemerintah maupun program mandiri.
 
"Keempat, memetakan suplai dan distribusi vaksin dengan lokasi vaksin. Kelima, memonitor hasil pelaksanaan vaksinasi," kata Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma, Soleh Ayubi, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu, 2 Desember 2020

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Soleh mengatakan pemanfaatan teknologi ini untuk mengoptimalkan proses vaksinasi. Tujuan lainnya, menghindari kesalahan dalam proses vaksinasi.
 
“Proses yang sebelumnya lama, seperti proses pendaftaran dan verifikasi, bisa dilakukan secara cepat,” terang Soleh.
 
Baca: Distribusi Vaksin Covid-19 oleh Bio Farma Diyakini Tak Terkendala
 
Ia mengatakan seluruh data penerima vaksin covid-19 prioritas sedang dalam tahap pencocokan. Data itu tengah diintegrasikan antarkementerian dan lembaga terkait.
 
“Seperti, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kementerian Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, TNI, dan Polri," ujarnya.
 
Sistem ini akan memberikan data baik untuk program vaksin covid-19 pemerintah maupun program mandiri. Apabila sudah terdaftar dalam satu sistem, penerima vaksin tidak akan terdaftar dalam sistem yang lain dan menerima vaksin lebih dari kebutuhan.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif