Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Revisi UU Pemilu Berpotensi Ganggu Tahapan Pemilu 2024

Nasional jadwal pemilu pemilu revisi uu pemilu DPR RI Pemilu 2024 jadwal Pemilu 2024 ambang batas presiden
Kautsar Widya Prabowo • 20 Desember 2021 13:43
Jakarta: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) masih relevan dengan kondisi politik saat ini. DPR masih enggan merevisi UU tersebut karena berbenturan dengan agenda Pemilu 2024.
 
"Tahapan pemilu yang sudah jalan ini kemudian mungkin akan terganggu kalau kita membuat lagi revisi-revisi yang waktunya juga enggak akan cukup," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Desember 2021. 
 
Menurut dia, DPR tetap menampung aspirasi masyarakat ihwal desakan merevisi payung hukum penyelenggaran pesta demokrasi nasional itu. Salah satu isu yang kerap disinggung, yakni ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau presidential threshold 20 persen. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Proses revisi UU Pemilu itu mungkin dilakukan, tetapi nanti," jelas politikus Partai Gerindra itu. 
 
Baca: Parpol Lamban, Suara Milenial Terancam Mubazir
 
Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa. Usulan revisi UU Pemilu masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2022 dianggap sulit dikabulkan. DPR periode 2019-2024 bakal keteteran untuk menyelesaikan revisi UU tersebut.
 
"Sangat tidak memadai dari segi waktu," kata Saan saat dihubungi, Kamis, 25 November 2021.
 
Sekretaris Fraksi Partai NasDem di DPR itu menyampaikan ketidakcukupan waktu itu karena mempertimbangkan tahapan Pemilu 2024. Jika jadwal pencoblosan ditetapkan pada Februari 2024, tahapan pemilu dimulai pada Juni 2022.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif