Johnny G Plate harapkan pembahasan regulasi untuk pemindahan ibu kota rampung dalam setahun. Foto: Antara/Reno Esnir.
Johnny G Plate harapkan pembahasan regulasi untuk pemindahan ibu kota rampung dalam setahun. Foto: Antara/Reno Esnir.

UU Pemindahan Ibu Kota Diharap Beres Setahun

Nasional pemindahan ibukota Ibu Kota Baru
Arga sumantri • 30 Agustus 2019 22:14
Jakarta: Sekretaris Jenderal (Sekjen) NasDem Johnny G Plate mengatakan pembahasan regulasi untuk pemindahan ibu kota bakal dilakukan parlemen periode 2019-2024. Undang-undang itu diharap rampung dalam setahun.
 
"Kita harapkan satu tahun ke depan ini undang-undang itu harus selesai, kan ada banyak undang-undang itu," kata Johnny kepada Medcom.id, Jumat, 30 Agustus 2019.
 
Anggota DPR fraksi NasDem itu pun meminta pemerintah segera menyerahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) pemindahan ibu kota. Sebab, kebijakan itu membutuhkan sekitar delapan payung hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekitar tujuh sampai delapan undang-undang yang harus direvisi, baik undang-undang baru, atau undang-undang yang ada direvisi," imbuhnya.
 
Johnny menjelaskan, ada sejumlah regulasi yang perlu disusun ulang dalam memindahkan ibu kota. Misalnya, revisi terkait undang-undang daerah khusus ibu kota (DKI). Sebagai payung hukum, pemerintah perlu membuat undang-undang daerah khusus ibu kota baru di Kalimantan Timur.
 
"Tinggal dibikin kan belum terlambat. Memang itu saatnya sekarang kita bicarakan. Pemerintah kan baru selesai dengan studi-studinya," ucap Johnny.
 
Presiden mengumumkan sebagian kawasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kertanegara menjadi lokasi ibu kota baru. Wilayah ini dianggap minim risiko bencana, seperti banjir, gempa, tsunami, kebakaran hutan, gunung berapi, dan tanah longsor.
 
Selain itu, wilayah ini dinilai strategis karena berada di tengah Indonesia. Kawasan ini juga diapit perkotaan yang sedang berkembang, Balikpapan dan Samarinda. Sejumlah infrastruktur pendukung pun tersedia di wilayah tersebut.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif