Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Eriko Sotarduga - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Eriko Sotarduga - Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Amien Dinilai Tak Ingin Kubu Prabowo Masuk Pemerintah

Nasional kabinet jokowi presiden jokowi
Sri Yanti Nainggolan • 22 Juli 2019 14:21
Jakarta: Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Eriko Sotarduga menilai Amien Rais tak ingin partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bergabung dengan pemerintah. Makanya, Amien Rais melemparkan ide pembagian kekuasaan 55:45.
 
"Mungkin ini pesan juga pada internal supaya tak usah gabung di dalam pemerintahan," kata Eriko di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.
 
Eriko menyarankan Amien Rais sebagai politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) berembuk dengan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ini untuk menentukan arah politik koalisi ke depan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lagipula, kata dia, untuk mendukung pemerintahan, tak harus berada di dalam. Partai tetap bisa menjadi oposisi yang dinamis dan konstruktif.
 
(Baca juga:Amien Rais Minta Jatah, PKB: Itu Orang Dagang Sapi)
 
Ini, kata Eriko, sudah dilakukan PDI Perjuangan selama 10 tahun. Selama itu partai bersikap netral dengan mendukung kebijakan baik dan mengkritisi kebijakan tak baik.
 
"Menjadi oposisi, atau di luar pemerintahan, atau di dalam itu sama mulianya," kata Eriko mengutip ucapan Joko Widodo dalam pidato Visi Indonesia.
 
Sebelumnya, Amien Rais meminta adanya pembagian porsi kekuasaan dengan jumlah 55:45. Hal itu berdasarkan hasil rekapitulasi suara versi Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni Jokowi memperoleh 55 persen suara dan kubu Prabowo Subianto mendapatkan 45 presen.
 
“Tapi kalau tidak mau (pembagian jatah), ya sudah kami di luar, oposisi. Sungguh aib kalau ada partai pendukung 02 (Prabowo) tiba-tiba nyeberang hanya karena satu kursi ecek-ecek,” kata Amien.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif