Gerindra Mengakui Keterbatasan Dana
Ahmad Muzani. Foto: Antara/Ismar Patrizki
Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengakui Gerindra tak punya banyak dana untuk menghadapi Pemilu 2019. Ia menilai wajar jika Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menggalang dana dari masyarakat.

"Jujur saja perjuangan yang besar, perjuangan yang berat memerlukan dana yang besar. Kemampuan kami untuk membiayai perjuangan ini terbatas," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 22 Juni 2018.

Muzani sadar sumber pendanaan untuk partainya juga terbatas. Sementara beban biaya politik yang harus ditanggung tidak sedikit. Sehingga perlu adanya penggalangan dana.


"Hal-hal itu yang menyebabkan juga kami harus melakukam cara seperti itu," ucap Muzani.

Wakil Ketua MPR itu mengakui penggalangan dana untuk membiayai politik tidak lazim di Indonesia. Pasalnya, terjun dalam dunia politik haras siap dengan segalanya termasuk pendanaan.

"Saya kira apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo adalah sebuah kejujuran, sebuah keadaan yang menggambarkan apa adanya tentang posisi beliau saat ini," jelasnya.

Baca: Prabowo Galang Dana Politik

Muzani berharap penggalangan dana itu bisa menimbulkan semangat kebersamaan antara partai dan masyarakat. Efeknya posisi partainya semakin kuat.

"Makin banyak orang berpartisipasi dalam perjuangan kami makin bagus. Itu artinya semakin orang merasa dalam barisan dan rasa cita-cita yang sama," pungkasnya.

Melalui akun Facebook pribadinya, Prabowo Subianto meluncurkan aplikasi gerakan donasi @GALANGPERJUANGAN untuk perjuangan politik. 

Video berdurasi 19 menit 46 detik. Dalam videonya tertulis catatan kaki berjudul Prabowo Subianto Umumkan Gerakan Donasi @GALANGPERJUANGAN.



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id