Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Medcom.id/Fachri Audia Hafiez
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Medcom.id/Fachri Audia Hafiez

Masyarakat Diminta Bantu Kendalikan Mobilitas Selama Lebaran

Nasional Virus Korona
Candra Yuri Nuralam • 23 Mei 2020 09:10
Jakarta: Masyarakat diminta mengendalikan mobilitasnya saat Hari Raya Idulfirtri 1441 Hijriah di tengah wabah virus korona (covid-19). Pengendalian mobilitas masyarakat sangat membantu pemerintah dalam memutus rantai virus korona.
 
"Di tengah terus meningkatnya jumlah positif covid-19 secara nasional, keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan mobilitas masyarakat dan penegakan protokol kesehatan sepanjang libur Lebaran ini sangat kita harapkan," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2020.
 
Rerie, sapaan akrabnya, itu mengatakan belakangan kasus konfirmasi positif covid-19 di Indonesia terus melonjak. Bahkan, angkanya pernah mencapai 973 kasus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Angka itu dinilai sangat berbahaya. Pemerintah harus benar-benar bisa mengendalikan mobilitas massa.
 
“Pemerintah harus benar-benar menunjukkan ketegasan dan kemampuannya dalam mengendalikan mobilitas masyarakat di masa libur Lebaran ini. Kerja sama antarinstansi dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mengendalikan mobilitas masyarakat dan potensi penyebaran Covid-19 hingga daerah," ujar Rerie.
 
Pemerintah diminta mengantisipasi beberapa pergerakan orang saat Idulfirtri. Pergerakan melakukan kerumunan dan silaturahmi saat Lebaran harus benar-benar bisa terpantau.
 
Masyarakat juga banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Pemerintah diminta segera bertindak.
 
"Pemerintah harus mampu mengambil langkah yang cermat dalam mengatasi sikap abai masyarakat. Pemerintah harus memberi pengertian bahwa pengendalian penyebaran covid-19 perlu partisipasi aktif dari masyarakat dalam mematuhi aturan," tutur Rerie.
 
Baca: Penghuni Pasar Perumnas Klender Abaikan Protokol Kesehatan
 
Rerie juga menyayangkan masih ada pergerakan kendaraan ke luar DKI Jakarta jelang Lebaran. Mobilitas kendaraan itu bahkan mencapai 214.014 kendaraan per 17 Mei-19 Mei 2020.
 
Kondisi seperti ini tak bisa terus berlanjut. Rerie meminta pemerintah segera mengendalikan kondisi itu.
 
Pemerintah juga diminta tak melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dia meminta pemerintah belajar dari negara lain yang sudah melonggarkan kebijakan pembatasan.
 
"Pengalaman sejumlah negara yang mulai melonggarkan kebijakan usai melakukan pembatasan kegiatan, seperti Tiongkok dan Korea Selatan, bahkan menghadapi ancaman penyebaran covid-19 gelombang kedua," ucap Rerie.
 
Rerie juga meminta masyarakat untuk menahan diri. Protokol kesehatan dan anjuran tetap di rumah harus dipatuhi. Virus korona bisa ditangani jika masyarakat patuh dengan aturan pemerintah.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif