Anggota Komisi X Andreas Hugo Pareira. MI/Arya Manggala
Anggota Komisi X Andreas Hugo Pareira. MI/Arya Manggala

Politikus PDIP Duga Ada yang Mengincar Kursi Nadiem

Nasional Reshuffle Kabinet Kabinet Jokowi-Maruf presiden joko widodo Nadiem Makarim
Anggi Tondi Martaon • 21 April 2021 15:14
Jakarta: Anggota Komisi X Andreas Hugo Pareira menduga ada pihak yang mengincar jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang dipegang Nadiem Makarim. Sebab, Nadiem selalu dihujani kritik di tengah isu perombakan kabinet (reshuffle).
 
“Saya juga duga seperti itu,” kata Andreas saat dihubungi, Rabu, 21 April 2021.
 
Politikus PDI Perjuangan itu menilai Nadiem layak dipertahankan. Tak ada alasan mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat Nadiem.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya tidak melihat ada relevansi dan urgensinya untuk mengganti Nadiem,” ujar dia.
 
Dia menilai sosok Nadiem mampu menerjemahkan keinginan Jokowi. Khususnya, dalam hal pembangunan sumber daya manusia (SDM).
 
(Baca: Di Tengah Isu Reshuffle, Nadiem Temui Megawati)
 
“Dengan Merdeka Belajar yang sedang on going, peningkatan status guru-guru honor menjadi PPK dan sekarang sedang dipersiapkan Revisi UU Sisdiknas,” tutur dia.
 
Mantan bos Gojek itu juga dinilai responsif. Hal itu terlihat selama pandemi covid-19 melanda Indonesia.
 
"Dan fleksibel menjalankan program pendidikan selama pandemi," ujar dia.
 
Sebelumnya, Nadiem menghadap Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri. Pertemuan dilakukan di tengah kencangnya isu reshuffle.
 
Pertemuan membahas revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang sempat menimbulkan kegaduhan. Pertemuan berlangsung di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 20 April 2021. Megawati turut didampingi Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona Laoly, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif