Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Bambang Gunawan. Dok. Tangkapan Layar
Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Bambang Gunawan. Dok. Tangkapan Layar

Kominfo: Masyarakat Harus Aktif Menangkis Konten Hoaks di Medsos

Nasional Kominfo media sosial industri digital hoax
Achmad Zulfikar Fazli • 28 Juli 2021 13:28
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan pelatihan pembuatan konten pada media sosial (medsos), TikTok. Tujuannya meningkatkan kualitas produksi-produksi konten kreatif masyarakat.
 
“Pemanfaatan aplikasi media sosial sebagai bagian dari komunikasi publik, melalui workshop ini (coaching pembuatan konten TikTok), diharapkan masyarakat turut aktif menghadirkan konten-konten positif guna menangkis konten negatif dan hoaks,” ujar Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Bambang Gunawan, Jakarta, Rabu, 28 Juli 2021.
 
Kegiatan pelatihan pembuatan konten TikTok ini berlabel Bengkel Digital Teras Negeriku: “Riding The Wave: TikTok Content. Gunawan mengatakan pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama menjaga ruang digital agar bersih dari konten negatif. TikTok dipilih karena menjadi salah satu platform yang paling digemari masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Indonesia merupakan pengguna TikTok terbesar ke-4 di dunia. Aplikasi TikTok memberikan kemudahan bagi content creator memberikan pesan dan berkreasi lewat video singkat,” ujar Gunawan.
 
Baca: Menkominfo Ingatkan Platform Medsos Aktif Atasi Hoaks Covid-19
 
Seorang konten kreator TikTok, Marinanda Azahra Muhibah, berbagi tips dalam membuat konten TikTok yang kreatif.  Menurut dia, TikTokers, sebutan pengguna TikTok, harus membuat konten yang bernilai positif, bermanfaat, dan memotivasi penontonnya. Membuat konten yang viral tidak harus dengan hal negatif.
 
“Justru jadi content creator itu akan lebih memuaskan jika mendapatkan komentar yang positif dari netizen. Manfaat TikTok buat masyarakat, selain menghibur juga bisa menjadi sumber pengetahuan,” kata dia.
 
Sementara itu, TikTokers yang juga Brand Social Media Spesialist, Meth Junior Muhammad, memberikan tips bagi yang akan membuat konten di TikTok. Menurut dia, pembuatan konten harus dilakukan secara serius dan dengan konsep yang matang.
 
Junior menyampaikan membuat konten jangan setengah-setengah. Dia menilai selama ini banyak orang yang membuat konten dengan main-main. Padahal, membuat konten bisa diseriusi seperti dengan syuting profesional
 
"Shoot with your best mood. Nah lalu edit dengan maksimal, pasang sound, diedit dengan benar supaya enak ditonton,” terang dia.
 
Dia juga menyarankan bagi pemula agar menyematkan hashtag saat posting konten video. Fungsi hashtag adalah untuk menentukan segmentasi penonton dari video yang sudah diunggah.
 
“Hashtag yang harus dipakai sesuai dengan konten yang dibikin, misal kalau bikin konten olahraga, berikan hashtag #sport. Kalau enggak pakai hastag nanti videonya tersebar saja, tanpa audience yang pas,” ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif