Presiden Joko Widodo bersama tujuh stafsus milenial. Foto: Medcom.id/Damar Iradat
Presiden Joko Widodo bersama tujuh stafsus milenial. Foto: Medcom.id/Damar Iradat

Stafsus Milenial Jokowi Tidak Punya Bidang Tugas Khusus

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf
Damar Iradat • 21 November 2019 20:27
Jakarta: Presiden Joko Widodo mengatakan tujuh staf khusus (stafsus) milenial tak memiliki bidang tugas khusus. Mereka bekerja sama dalam membuat program dan menyelesaikan masalah.
 
"Hanya tadi Mbak Angkie (Angkie Yudistia) khusus juru bicara bidang sosial. Saya tambahi tugas itu," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 21 November 2019.
 
Menurut dia, ketujuh stafsus ini akan diberikan target untuk setiap pekerjaannya. Namun, mantan Wali Kota Solo itu tak menjelaskan secara detail target yang diberikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang penting target yang saya berikan, output-nya bisa dapat dan bisa dimanfaatkan untuk perbaikan sistem yang ada," tutur Jokowi.
 
Jokowi mengatakan proses pemilihan ketujuh stafsus milenial itu juga tak mendadak. Ia mengaku sudah lama mengenal mereka sebelum menunjuk menjadi stafsus.
 
Kepala Negara mengatakan proses sebelum menunjuk tujuh stafsus milenial itu juga dilakukan beberapa bulan sebelumnya. Mereka sempat diajak berbicara oleh Jokowi.
 
"Enggak pernah saya namanya dadakan, enggak pernah, prosesnya berapa lama tanyakan ke beliau-beliau," papar dia.
 
Jokowi sore tadi mengenalkan tujuh stafsus baru dari kalangan milenial. Mereka yakni Direktur Utama Ruangguru Adamas Belvasyah Devara, CEO Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra, perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, pendiri Yayasan Kitong Bisa Billy Mambrasar, CEO Thisable Enterprise Angkie Yudistia, dan mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII) Aminuddin Maruf.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif