Elite partai. Foto: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.
Elite partai. Foto: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.

Demokrat, PAN, dan Gerindra Disebut Belum Satu Visi

Nasional koalisi partai
M Sholahadhin Azhar • 09 Juli 2019 12:31
Jakarta: Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyebut belum ada kesepakatan soal partai oposisi akan merapat. Hal ini dilontarkan menyikapi sinyal bergabungnya Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Gerindra ke koalisi pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
 
"Intinya belum satu visi, belum dibicarakan sampai pada putusan," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.
 
Meski belum satu visi, ia yakin pihaknya tak akan menutup pintu bagi siapa pun untuk bergabung ke kubu Presiden terpilih Joko Widodo. Pintu terbuka bagi mereka yang ingin membangun persatuan Indonesia bersama-sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi jangan kemudian merasa lebih di depan, merasa jatahnya harus ini itu," kata Jazilul.
 
Menurut dia, jauh lebih utama membahas penyatuan visi misi. Mereka yang merapat perlu menyesuaikan gagasan untuk membangun bangsa ke depan.
 
Namun, jika ada usulan, Jazilul menyebut koalisi dengan senang hati menampung itu. Dengan begitu, nantinya visi misi akan lebih komprehensif untuk kemajuan bangsa.
 
Baca: Fadli Zon Sebut Demokrasi Harus Ada Oposisi
 
"Koalisi yang ada itu solid, kemudian ada yang masuki itu memperkuat, itu saja," beber dia.
 
Jazilul menekankan koalisi Jokowi yang sekarang akan berbeda dari periode pertama, terutama dalam segi loyalitas. Ia menyinggung sikap PAN yang tak pasti dan kerap berseberangan saat pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.
 
"Supaya tidak terjadi seperti kemarin, yang masuk belakangan kemudian berubah pikiran lalu keluar begitu, ini sekarang lebih diantisipasi," pungkas dia.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif