Ilustrasi Jakarta. ANT/Galih Pradipta
Ilustrasi Jakarta. ANT/Galih Pradipta

LSI: Kegiatan Ekonomi Bisa Dibuka di 5 Wilayah

Nasional Virus Korona
Putri Rosmala • 17 Mei 2020 07:07
Jakarta: Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ikram Masloman, mengatakan berdasarkan penelitian kegiatan ekonomi dapat dibuka bertahap di lima wilayah di Indonesia. Kelimanya, DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat, dan Provinsi Bali.
 
Ikram mengatakan berdasarkan data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kelima wilayah tersebut telah menunjukkan penurunan jumlah pasien positif covid-19 secara konsisten sejak 10 April 2020 hingga 11 Mei 2020. Dengan begitu, kegiatan ekonomi sudah mulai dapat dilakukan secara bertahap.
 
“Apalagi seperti DKI itu pusat ekonomi, jadi mungkin pergerakan ekonomi di daerah-daerah tersebut bisa mempercepat pemulihan ekonomi,” ujar Ikram dalam konferensi pers virtual, Sabtu, 16 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ikram menyebut banyak negara sudah mulai membuka kegiatan ekonominya sejak akhir April. Meski demikian, dia mengingatkan pembatasan tetap perlu diterapkan.
 
(Baca: Pekerja Berusia 45 Tahun Hanya Boleh Bekerja di 11 Sektor)
 
Dia mendukung keinginan pemerintah memperbolehkan kelompok usia di bawah 45 tahun mulai bekerja. Namun, pembatasan tak sampai di situ.
 
Pihaknya merekomendasikan pekerja berusia di atas 45 tahun serta yang memiliki riwayat penyakit bawaan harus tetap diperintahkan bekerja di rumah. "Dengan begitu kasus positif dan meninggal tak akan kembali meningkat," tutur dia.
 
Ikram menyebut kegiatan ekonomi perlu dibuka untuk mencegah keterpurukan ekonomi yang lebih parah. Namun, pembukaan kegiatan ekonomi tetap harus dengan penerapan protokol pencegahan covid-19 yang disiplin dan konsisten di masyarakat. Dengan begitu, tidak akan ada gelombang kedua penularan covid-19 di Indonesia.
 
“Kita belajar dari pandemi flu Spanyol bahwa gelombang kedua penyebaran lebih masif dan lebih mematikan. Jangan sampai terjadi seperti itu,” tutur Ikram.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif