Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul
Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq. Foto: Medcom.id/Juven Martua Sitompul

Pemerintah Diusulkan Buat Asuransi Umrah

Nasional ibadah umrah Virus Korona
Anggi Tondi Martaon • 03 Maret 2020 12:29
Jakarta: Pemerintah diminta menjamin hak calon jemaah umrah Indonesia yang gagal berangkat ke Arab Saudi. Jaminan bisa diberikan dalam bentuk asuransi.
 
"Jadi pemerintah jangan cuma mendesain asuransi untuk kecelakaaan saja. Tapi juga asuransi perlindungan dan proteksi jemaah umrah," kata anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq kepada Medcom.id, Selasa, 3 Maret 2020.
 
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menghormati kebijakan Arab Saudi menangguhkan penyelenggaraan umrah. Dia menilai langkah tersebut sebagai upaya pencegahan masuknya virus korona (covid-19) ke Arab Saudi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Jemaah Umrah Asal Indonesia Diminta Bersabar
 
Dia berharap pemerintah mencari solusi agar kebijakan itu tidak merugikan calon jemaah. Salah satunya, visa calon jemaah yang memiliki jangka waktu.
 
"Jadi kalau misalnya saya harus berangkat tanggal 5 ini (Maret), lalu untuk berapa bulan atau beberapa hari misalnya kalau itu tidak digunakan maka akan hangus dan kita tidak dapat ganti rugi," kata dia.
 
Pemerintah Diusulkan Buat Asuransi Umrah
Arab Saudi menunda kedatangan jemaah Umrah dari negara yang diduga menjadi penular virus korona. Foto: AFP
 
Dia juga meminta pemerintah mengomunikasikan permasalahan tersebut kepada pemerintah Arab Saudi. Kebijakan itu tidak boleh merugikan calon jemaah umrah.
 
"Tdak boleh ada hak-hak jemaah yang dirugikan," tegas dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif