Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Foto: Istimewa
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Foto: Istimewa

Kubu AHY Beberkan Sejarah Merek dan Logo Partai Demokrat

Nasional partai politik sby Partai Demokrat Moeldoko kongres partai demokrat
Fachri Audhia Hafiez • 14 April 2021 23:31
Jakarta: Saling klaim merek dan logo Partai Demokrat antara kubu pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko terus bergulir. Kali ini, klaim datang pendiri Partai Demokrat Steven Rumangkang dari kubu AHY.
 
"Saya sebagai pendiri Partai Demokrat nomor 99 yang juga menjadi saksi dan pelaku sejarah pembuatan merek dan lambang Partai Demokrat," ujar Steven dalam keterangan tertulis, Rabu, 14 Maret 2021.
 
Menurut dia, merek dan lambang Partai Demokrat ide dan gagasan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Steven membentuk logo dibantu pendiri Partai Demokrat lainnya, Ifan Pioh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya membuat serta menyempurnakan semua arahan dari Bapak SBY ke dalam bentuk teknis visual sehingga terbentuk bintang segitiga merah putih dengan latar belakang dua warna dasar biru dan biru muda, serta tulisan Partai Demokrat," ujar Steven.
 
Baca: Kubu Moeldoko Tuding SBY Mau Merampas Demokrat
 
Dalam menerjemahkan gambaran visual itu, Steven dibantu salah satu pendiri Partai Demokrat lainnya, Vence Rumangkang. Keduanya mewujudkan ide dari SBY yang meminta agar logo partai dibuat seperti bintang segitiga.
 
Pucuk bintang menyimbolkan nasionalis-religius. Sementara itu, kaki pertama mewakili humanisme dan kaki kedua mewakili pluralisme.
 
Saat pertama kali didaftarkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), kata Steven, logo bintang segitiga milik Partai Demokrat itu masih dibingkai dengan segilima dengan dasar hitam. Hal itu merepresentasikan lima sila dalam Pancasila.
 
Pada Deklarasi 2002, SBY rupanya masih belum puas dengan lambang dan pilihan warna. Bingkai segilima dihilangkan agar logo bintang segitiga terlihat lebih dinamis.
 
"Sementara tulisan Partai Demokrat, diletakkan di bawah logo bintang segitiga tanpa blok warna putih, dengan pilihan font Times New Roman dengan format huruf besar semua. Saat itu, Pak SBY menyetujui," jelas Steven.
 
SBY mendaftarkan nama dan logo partai sebagai hak kekayaan intelektual (haki) atas nama pribadi ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham. Penelusuran Medcom.id, pendaftaran nama dan lambang Demokrat sebagai haki pribadi SBY pada 19 Maret 2021, pukul 20.31 WIB.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif