Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Kebocoran Data Penduduk Ada di Tingkat Pemangku Kepentingan

Nasional kpu perlindungan data pribadi
Kautsar Widya Prabowo • 26 Mei 2020 08:02
Jakarta: Bocornya daftar pemilih tetap (DPT) disebut bukan karena kesalahan pada sistem di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kebocoran diduga berasal dari pihak pemangku kepentingan.
 
"Yang perlu diselidiki adalah pihak eksternal yang malah menyalahgunakan data itu bukan untuk kepentingan pemilu," ujar Direktur Jaringan Demokrasi dan Pemilu Berintegritas (Netgrit), Ferry Kurnia, kepada Medcom.id, Senin, 25 Mei 2020.
 
Menurut Ferry, berdasarkan Pasal 38 ayat 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 terkait Perubahan Terbaru Pemilihan Gubernur, Wali Kota, Bupati menyatakan KPU wajib memberikan salinan DPT kepada partai politik. Sehingga, penting untuk menelusuri asal data DPT yang bocor di media sosial twitter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bahwa KPU harus bersifat transparan dan wajib menyerahkan salinan DPT ke parpol," ujarnya.
 
Baca: Pembocoran Data Penduduk Berpotensi Digunakan untuk Pinjaman Online
 
Dia menilai pusat data milik KPU tidak bocor. Regulasi terkait penggunaan salinan DPT seharusnya tidak membuat stakeholder menyalahgunakan data.
 
Sebelumnya, sebuah akun Twitter spesialis pengawasan dan perlindungan data mengungkap data 2,3 juta penduduk Indonesia bocor di dunia maya. Akun @underthebreach mengungkap seseorang telah membagikan data mentah berisi nama, alamat, nomor induk kependudukan (NIK), dan nomor kartu keluarga (KK) di sebuah forum.
 
"Aktor membocorkan informasi 2,3 juta warga negara Indonesia," tulis akun @underthebreach Kamis, 21 Mei 2020.
 
Data tersebut dibagikan seseorang dari kelompok tertentu di sebuah forum. Data tersebut diduga milik KPU karena kop surat data bertuliskan daftar pemilih tetap untuk Pemilihan Umum 2014.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif