Ilustrasi uang. MI Ramdani
Ilustrasi uang. MI Ramdani

Istana: Perekonomian Indonesia Memberikan Sinyal Perbaikan

Nasional Pertumbuhan Ekonomi Pemulihan Ekonomi
Nur Azizah • 10 Agustus 2020 11:24
Jakarta: Juru bicara presiden bidang ekonomi Arif Budimanta menyebut perekonomian Indonesia mengalami perbaikan sejak Juli 2020. Ini ditandai dengan meningkatnya Index Manager Pembelian Manufaktur atau Manufacturing PMI.
 
"Manufacturing PMI meningkat dari 39,1 pada bulan Juni menjadi 46,9 pada bulan Juli dan diharapkan bulan ini sudah bisa di atas 50," kata Arif di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2020.
 
Hal yang sama juga terjadi pada pertumbuhan kredit perbankan. Ia berharap momen perbaikan ini bisa dijaga dan ditingkatkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan begitu, di kuartal III ini ekonomi kita bisa segera pulih," tutur dia.
 
Arif menyebut kontraksi ekonomi terjadi di beberapa negara mitra dagang utama Indonesia. Maka, potensi ekonomi dalam negeri harus dijaga untuk menopang perekonomian ke depan agar tumbuh positif.
 
Presiden Joko Widodo membuat program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mengungkit perekonomian Indonesia di kuartal III-2020. Presiden juga memerintahkan bantuan sosial, program padat karya, bantuan pembiayaan, dan stimulus lainnya dipercepat.
 
(Baca: Jokowi Minta Satgas PEN Serius Jaga Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III)
 
"Tujuannya, agar masyarakat dan pelaku usaha segera merasakan manfaatnya dan Indonesia terhindar dari ancaman resesi ekonomi," papar dia.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 tumbuh negatif 5,32 persen secara year on year (yoy). Kontraksi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut sebagai dampak dari tekanan pandemi covid-19.
 
"Karena adanya dampak pandemi covid yang luar biasa buruknya maka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II ini mengalami kontraksi 5,32 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video conference di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020.
 
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh negatif 4,19 persen pada kuartal I-2020. Sementara itu, secara kumulatif semester I-2020, ekonomi Indonesia tumbuh minus 1,26 persen dibandingkan dengan semester I tahun lalu.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif