Ilustrasi rumah tangga/Medcom.id
Ilustrasi rumah tangga/Medcom.id

Berita Menarik Nasional Sepekan

Indonesia Babak Belur 'Dihajar' Isu Rumah Tangga Hingga Budaya

Nasional Berita Menarik Nasional Sepekan
Medcom • 22 Februari 2020 17:37
Jakarta: Pejabat negara belakangan cukup banyak menghabiskan energi. Presiden Joko Widodo, sejumlah menteri, dan wakil rakyat harus menyiapkan pernyataan hingga sanggahan akibat berbagai kasus dan kontroversi yang boleh jadi mereka ciptakan sendiri.
 
Pekan ini, Rancangan Undang-Undang Ketahanan Rumah Tangga menyedot perhatian publik. Negara seolah ingin merangsek masuk dari dapur sampai kamar pribadi suami istri.
 
Ada pula kontroversi kesalahan ketik dalam RUU. Pasal 170 RUU Cipta Kerja jadi buah bibir karena dianggap menabrak kaidah hukum. Aturan ini mengindikasikan presiden berwenang mengubah UU tanpa melalui DPR.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tiga isu lain juga menyita perhatian warga negara. Di Jakarta, ribut-ribut soal budaya juga tak bisa dipandang sebelah mata. Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) juga bikin panas sebagian orang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahkan dipanggil Komisi X DPR buat menjelaskan itu. Sayangnya, pertemuan belum terlaksana.
 
Di sisi lain, 'kesaktian' eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi juga bikin heboh. Jejak Nurhadi masuk daftar pencarian orang akibat kasus suap dan gratifikasi belum terendus.
 
Indonesia Babak Belur 'Dihajar' Isu Rumah Tangga Hingga Budaya
Klinik aborsi ilegal di kawasan Menteng/MI
 
Informasi soal praktik aborsi ilegal yang dua pekan belakangan terungkap juga masih terus menjadi 'makanan' masyarakat. Pekan ini, fakta demi fakta mulai terkuak.
 
Berikut lima berita nasional paling menyedot perhatian sepekan terakhir:

1. Dapur Rumah Tangga Diawasi Negara


Salah satu yang sangat kontroversial dalam RUU Ketahanan Keluarga terdapat pada Pasal 25. Pasal itu menjelaskan kesejahteraan keluarga menjadi beban wajib suami. Tugas istri sekadar mengelola dan menjaga keutuhan keluarga.
 
Argumentasi salah satu pengusul dari Fraksi PKS Netty Prasetiyani ialah perempuan harus fokus menjadi ibu rumah tangga. Perempuan tetap dituntut dan wajib mengelola kebutuhan keluarga, meski memilki aktivitas lain.
 
Selengkapnya bacaPraktik Aborsi Ilegal Bukan Barang Baru

2. Salah Ketik RUU Cipta Kerja


Presiden yang diindikasikan bisa mengganti UU tanpa melalui DPR jadi sorotan. Kegaduhan makin ramai ketika pemerintah menegaskan ada kesalahan ketika pada Pasal 170 undang-undang sapu jagat itu.
 
Buntutnya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly harus repot mengklarifikasi. Dia menyebut yang dimaksud dalam pasal itu mengubah perundang-undangan, bukan undang-undang.
 
Selengkapnya baca Polemik RUU Salah Ketik

3. Revitalisasi TIM versus Seniman


Revitalisasi TIM dianggap genoside kebudayaan. Pekerja seni dipaksa merelakan mata pencariannya berkurang. Ruang ekspresi yang kini direvitalisasi baru dibuka setelah proyek selesai, dua tahun lagi.
 
Indonesia Babak Belur 'Dihajar' Isu Rumah Tangga Hingga Budaya
Rencana revitalisasi TIM/Dokumentasi PT Jakarta Propertindo
 
Pemprov DKI dianggap menutup mata dan telinga soal nasib pekerja seni. Padahal, pekerja seni menunjukkan perlawanan melalui acara seni gerilya yang digelar berbulan-bulan.
 
Selengkapnya baca Gaduh Revitalisasi TIM

4. Mencari Nurhadi


Nama eks Sekretaris MA Nurhadi belakangan ramai diperbincangkan. Ia bersama sang menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono; dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT), Hiendra Soenjoto masuk DPO. Jejak ketiganya belum terendus.
 
Indonesia Babak Belur 'Dihajar' Isu Rumah Tangga Hingga Budaya
Eks Sekretaris MA Nurhadi/MI/Rommy Pujianto
 
Direktur Lokataru Foundation Haris Azhar membuka keberadaan Nurhadi yang bersembunyi di sebuah apartemen mewah. Advokat Maqdir Ismail juga sempat menyebut para buronan itu berada di Jakarta.
 
KPK menagih Haris dan Maqdir membeberkan posisi Nurhadi kepada penyidik. Tetap saja, Nurhadi cs masih tak ketemu.
 
Selengkapnya baca Memburu Nurhadi Cs

5. Aborsi Ilegal 'Produk Lama'


Praktik aborsi ilegal di kawasan Jakarta Pusat bukan barang baru. Penggerebekan pernah terjadi pada 2016.
 
Saat itu, praktik di klinik aborsi ilegal di Jalan Cimandiri 7 dan Jalan Cisadane 19, Menteng, dibongkar. Kedua tempat itu berkedok jasa travel dan kantor advokat. Setidaknya, sembilan orang ditangkap.
 
Selengkapnya baca Praktik Aborsi Ilegal Bukan Barang Baru
 
(OJE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif