KPU Jamin Hak Suara Penghuni Lapas
Ilustrasi surat suara/Medcom.id
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin hak suara penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas). KPU terus mendata penghuni lapas untuk dimasukkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2019.

KPU menggandeng Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kemenkumham untuk mendata penghuni lapas ke dalam DPS.

"Dirjen Pemasyarakan memiliki sistem informasi terkait dengan napi, kita ingin mendapatkan akses yang lebih baik untuk itu," kata Komisioner KPU Viryan Azis usai rapat pleno penetapan DPS Pemilu 2019 di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Juli 2018.


Viryan menjamin bagi penghuni lapas yang memiliki dokumen kependudukan akan dimasukan ke dalam DPS. Namun tidak bagi penghuni lapas yang belum memiliki dokumen kependudukan.

"Syarat legalnya demikian," ucap dia.

telah mendata kurang lebih 60 ribu penghuni lapas untuk dimasukkan dalam DPS. Namun jumlah tersebut masih bisa bertambah.

KPU juga berencana membentuk Forum Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih. Melalui forum ini, KPU akan menggandeng sejumlah kementerian/lembaga untuk menyelesaikan permasalahan pemutakhiran data.

"Ini bukan hanya soal pemilih di lapas tapi melingkupi pemilih dengan kondisi khusus lainnya, misalnya TKI dan pemilih di rumah sakit yang kadang kala di hari pemungutan suara ada perlakuan yang berbeda. Nah kita ingin menyelesaikan persoalan teknis kepemelihan ini dari bawah, terstruktur dan sistematis," jelas dia.



(OJE)