Jubir PSI Sebut Ucapan Fahri tak Berfaedah
Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia, Dedek Prayudi.
Jakarta: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah disarankan lebih bijak dalam mengeluarkan pendapat. Sebagai tokoh politik, semua ucapan Fahri akan menjadi sorotan publik, utamanya terkait kasus pemberantasan terorisme dan kinerja Densus 88.
 
Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bidang kepemudaan Dedek Prayudi mengatakan mendukung Densus 88 atas penangkapan terduga teroris di Universitas Riau. PSI percaya penggeledahan dan penangkapan tersebut sesuai aturan yang berlaku.
 
"Kami mendukung upaya Densus 88 dalam melindungi rakyat Indonesia dari serangan terorisme. PSI meyakini Kepolisian sudah bertindak mengikuti SOP (standar operasional prosedur) yang berlaku, termasuk mengantisipasi kemungkinan terburuk," kata Dedek dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Juni 2018.



 
Proses penangkapan ini mengundang reaksi dari Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Melalui cuitannya, Fahri mengecam penggeledahan di lingkungan kampus. Mengenai cuitan Wakil Ketua DPR tersebut, Uki enggan menanggapinya dengan serius.
 
"Kami pikir cuitan Pak Fahri tidak usah ditanggapi terlalu serius. Kalau Polisi melakukan penangkapan, beliau terkesan membela teroris. Kalau sampai terjadi pemboman, beliau seolah peduli korban. Mirip seperti knalpot motor 2 tak, berisik tapi miskin manfaat, tidak berfaedah," canda Uki.

Baca: Fahri Hamzah: Pelaku Bom Bunuh Diri Tidak Paham Agama


Uki mengajak rakyat Indonesia peduli dengan isu terorisme dan meningkatkan kewaspadaan. Ia menganggap ketidakpedulian adalah celah bagi para teroris.
 
"Terorisme bukan hanya tanggung jawab aparat. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu menghadapi terorisme dengan cara lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Ketidakpedulian kita terhadap lingkungan sekitar adalah pintu masuk bagi teroris," kata Uki.


 



(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id