Mendagri Anggap Wajar Dukungan Kepala Daerah di Pilpres

Kautsar Widya Prabowo 13 September 2018 11:27 WIB
pilpres 2019
Mendagri Anggap Wajar Dukungan Kepala Daerah di Pilpres
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menilai sah-sah saja kepala daerah aktif mendukung salah satu pasangan di Pilpres 2019. Ini mengingat kepala daerah adalah jabatan politis.

"Dia sebagai gubernur harus menyatakan aspirasi masyarakat dan daerah, ini harusnya clear di situ," kata Tjahjo di Lembaga Pertahanan Nasional, Jakarta Pusat, Kamis, 13 September 2018.

Sementara itu, dia menekankan kepala daerah diusung oleh gabungan partai politik. Untuk itu, gubernur yang memihak pada salah satu calon tidak bisa dianggap membelot dari keputusan partai.


Kader PDI Perjuangan itu pun membolehkan kepala daerah untuk berkampanye langsung dalam pilpres dan pileg. Namun, mereka harus mematuhi aturan-aturan yang sudah disepakti.  

"Ada aturannya, dia harus mengajukan izin sehari sebelumnya, kecuali hari libur," tambah dia.

Ia menyakini, dengan kondisi itu, tidak akan menganggu kinerja kepala daerah dalam melayani masyarakat. Sementara itu, Tjahjo menjamin dirinya tetap bersikap netral selama masih memangku jabatan sebagai menteri. 

Baca: Jokowi Minta Tim Kampanye Menghindari Istilah Pertarungan

Beberapa kepala daerah memang sudah mantap menyatakan dukungan di Pilpres 2019. Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba juga menunjukkan sikap serupa. Mereka mendukung Jokowi-Ma'ruf .



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id