Dirjen HAM Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Dirjen HAM Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi. Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Pemerintah Memetakan Jenis Pelanggaran HAM

Nasional pelanggaran ham
Kautsar Widya Prabowo • 04 Desember 2019 20:59
Jakarta: Pemerintah akan memetakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat yang belum terselesaikan. Pemetaan diperlukan untuk menentukan pelanggaran HAM yang bisa ditangani Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR).
 
Dirjen HAM Kementerian Hukum dan HAM Mualimin Abdi mengatakan ada tiga kategori pelanggaran HAM. Di antaranya, pelanggaran HAM yang dapat diproses, pelanggaran HAM yang telah berjalan, dan pelanggaran HAM yang tidak dapat diproses.
 
"Jadi tadi kami membicarakan pelanggaran HAM mana saja yang akan masuk dalam KKR. Tapi masih membahas sebatas penyisiran kategorinya," kata Mualimin di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mualimin mengatakan pelanggaran HAM dapat diproses dan diselesaikan di pengadilan. KKR hanya bisa menangani pelanggaran HAM yang bisa diselesaikan secara rekonsiliasi.
 
"Pak Menko Polhukam (Mahfud MD) tadi mengajak kami sama-sama menentukan kategorinya. Pemerintah sedang mencari jalan. Kalau bisa diproses ya dijalankan lewat yudisial. Kalau tidak bisa itu lewat KKR," jelasnya.
 
Mualimin tak bisa bicara lebih jauh mengenai hal itu. Menko Polhukam, kata dia, baru mendengar pendapat pihak yang mengetahui secara pasti pelanggaran HAM secara menyeluruh.
 
"Belum, makanya ini kan lagi mendalami dulu. Setelah kita mendalami ini, kemudian prosesnya harus melalui program legislasi nasional," tuturnya.
 
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengadakan focus group discussion membahas RUU KKR. Mahfud mengumpulkan sejumlah perwakilan kementerian dan lembaga terkait yang memahami masalah pelanggaran HAM.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif