Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Warga Tak Vaksin Dilarang Masuk Supermarket

Nasional Kemendagri covid-19 vaksin covid-19 PPKM Jawa-Bali PPKM Diperpanjang PeduliLindungi
M Sholahadhin Azhar • 18 Januari 2022 08:38
Jakarta: Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali pada 18-24 Januari 2022. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Ngeri Safrizal ZA mengatakan ada perubahan regulasi terkait implementasi PeduliLindungi.
 
"Hanya warga berkategori hijau (telah divaksin) di PeduliLindungi yang boleh masuk ke hotel, supermarket, bioskop, tempat fitnes, di Jawa-Bali," kata Safrizal melalui keterangan tertulis, Selasa, 18 Januari 2022.
 
Baca: Kemendagri Keluarkan 2 Instruksi Antisipasi Covid-19 Pascalibur

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Tito Karnavian Nomor 03 Tahun 2022 Tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19 di Jawa-Bali. Selain itu, Kemendagri juga mengeluarkan Inmendagri Nomor 04 Tahun 2022 Tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 Di Desa dan Kelurahan Mengendalikan Penyebaran Covid-19 Di Sumatra, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
 
Menurut Safrizal, aturan dalam Inmendagri itu merupakan bentuk mitigasi dan peningkatan kewaspadaan dini mencegah lonjakan kasus covid-19. Terutama, menghalau kasus Omicron yang semakin meningkat belakangan.
 
"Ini merupakan panduan bagi daerah untuk lebih tanggap dan waspada serta melakukan langkah antisipasi yang ditindaklanjuti dengan kebijakan di daerah, sehingga respon daerah untuk menekan jumlah kasus terpapar dapat dilakukan lebih terukur," kata Safrizal.
  
Selain kebijakan terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi, Inmendagri PPKM Jawa-Bali juga mengatur perubahan level PPKM di sejumlah daerah. Rinciannya, penambahan daerah PPKM level 1 dari 29 menjadi 47 daerah, pengurangan daerah PPKM level 2 dari sebelumnya 95 menjadi 80 daerah.
 
Di sisi lain, Inmendagri PPKM luar Jawa-Bali mengatur perubahan level pembatasan yakni penambahan daerah level 1, dari 226 menjadi 238 daerah. Lalu, pengurangan daerah PPKM level 2 dari 149 menjadi 138 daerah dan pengurangan daerah PPKM level 3 dari 11 menjadi 10 daerah. 
 
"Perubahan level tersebut berdasarkan asesmen testing, tracing, dan treatment yang terbatas, serta cakupan vaskinasi dosis pertama maupun dosis kedua serta aglomerasi wilayah juga menjadi pertimbangan dalam penentuan level asesmen daerah," kata Safrizal.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif