Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Naskah UU Cipta Kerja Disebar ke MUI dan PBNU

Nasional mui pbnu Omnibus Law UU Cipta Kerja
Theofilus Ifan Sucipto • 18 Oktober 2020 20:59
Jakarta: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, menyerahkan naskah Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Penyerahan sebagai upaya menampung aspirasi elemen masyarakat.
 
“Tujuannya untuk sosialisasi UU Cipta Kerja, sekaligus menjaring masukan dari pemangku kepentingan,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, saat dikonfirmasi, Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Bey menyebut penyerahan naskah omnibus law ke MUI dan PBNU sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Pratikno mendatangi langsung rumah Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj dan Wakil Ketua Umum MUI, Muhyiddin Junaidi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Jokowi Serap Aspirasi BEM SI Terkait UU Cipta Kerja
 
Bey memastikan naskah yang diserahkan adalah versi teranyar, yakni 812 halaman. “Naskah ini yang diterima Presiden melalui Kementerian Sekretariat Negara dari DPR pada 14 Oktober lalu,” tegas dia.
 
Menurut dia, penyerapan aspirasi diperlukan. Sebab, pemerintah tengah menyusun sejumlah peraturan pemerintah (PP) dan peraturan presiden (Perpes) sebagai derifat atau aturan turunan UU Ciptaker.
 
“Pemerintah benar-benar terbuka terhadap masukan dari semua pihak dalam membuat peraturan-peraturan turunan,” tutur Bey.
 
Bey mengatakan Pratikno telah dimandatkan menyerap aspirasi dari pihak lain. Mulai dari akademisi, organisasi masyarakat (ormas), serikat pekerja, bahkan masyarakat langsung.
 
“Caranya bisa melalui seminar, workshop, focus group discussion (FGD), talkshow, atau media lain yang dimiliki pemerintah termasuk media sosial,” terang dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif