Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Survei: Publik Lebih Senang Capres-Cawapres Kalangan Sipil-Militer

Nasional pemilu partai politik politik capres survei Pilpres
Fachri Audhia Hafiez • 04 Juli 2021 04:28
Jakarta: Survei Voxpol Center Research and Consulting mencatat publik lebih senang calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2024 dari kalangan sipil-militer. Lebih dari 40 persen masyarakat memilih kalangan itu.
 
"Sebanyak 42,2 persen masyarakat memilih sipil-militer," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, dalam rilis survei virtual 'Preferensi Masyarakat Terhadap Kondisi Politik Nasional', Sabtu, 3 Juli 2021.
 
Pada urutan kedua, masyarakat lebih memilih capres-cawapres kalangan militer-sipil sejumlah 19,5 persen. Berikutnya, kalangan militer-santri atau ulama sejumlah 11,2 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebaliknya, keterpilihan capres-cawapres dari kalangan ulama atau santri-militer sejumlah 9,3 persen. Sebanyak 17,9 persen tidak menjawab atau tidak tahu.
 
Baca: 3 Poros King Maker Diprediksi Muncul di Pilpres 2024
 
Responden juga ditanyakan mengenai konsistensi memilih tokoh capres-cawapres hingga 2024 atau strong voters. Sejumlah 66,8 persen memantapkan pilihannya, dan sebaliknya 24,7 persen. Lalu, sisanya 17,9 persen menjawab tidak tahu.
 
Survei juga mencatat tingkat popularitas dan kesukaan dari tokoh calon presiden. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto masih di atas puncak dari unsur popularitas sebesar 87,9 persen dan tingkat kesukaan, yakni 74,6 persen.
 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menempel ketat berada di urutan kedua dari sisi popularitas sebesar 87,7 persen. Sedangkan, dari sisi kesukaan, Sandiaga melampaui Prabowo dengan memperoleh 77,1 persen.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di urutan ketiga dari sisi popularitas dengan hasil 86,8 persen. Anies disukai 76,8 persen, masih unggul dari Prabowo.
 
Survei menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling) dengan menyasar 1.200 responden. Proporsi responden yakni 50 persen laki-laki dan sisanya perempuan.
 
Proses pengumpulan data survei dilaksanakan 22 Juni-1 Juli 2021 melalui wawancara lewat telepon. Survei ini memiliki toleransi kesalahan lebih kurang 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif