Petugas medis mengamati sampel darah dari pekerja yang mengikuti rapid test atau pemeriksaan cepat covid-19 di Aula Serba Guna Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2020. Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Petugas medis mengamati sampel darah dari pekerja yang mengikuti rapid test atau pemeriksaan cepat covid-19 di Aula Serba Guna Kementerian Tenaga Kerja, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2020. Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Istana: Standardisasi Harga Rapid Test Segera Keluar

Nasional Virus Korona
Cahya Mulyana • 06 Juli 2020 04:47
Jakarta: Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian mengungkapkan payung hukum standardisasi harga rapid test pengecekan virus korona (covid-19) segera keluar. Pemerintah tengah menggodok aturan agar harga tes cepat tidak membebani masyarakat.
 
"Standardisasi harga memang jadi perhatian pemerintah. Tidak lama lagi akan ada itu. Kita akan pastikan masyarakat bisa melaksanakan tes cepat dengan harga terjangkau," ujar Donny kepada Media Indonesia, Minggu, 5 Juli 2020.
 
Menurut dia, sedianya kewenangan terkait penyeragaman harga berada di tangan Kementerian Perdagangan. Namun, mereka tetap harus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain untuk dapat melahirkan kebijakan yang tepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, penyedia jasa rapid test memang menaruh harga yang bervariasi. Donny membeberkan hal tersebut bisa terjadi lantaran sebagian besar alat kesehatan itu masih diimpor dari banyak perusahaan dari negara yang berbeda-beda.
 
Baca: Tarif Rapid Test Pasien Umum Mulai Rp350 Ribu
 
"Itu yang membuat harga di sini tidak seragam. Kita tidak bisa menyalahkan importir, tapi kita juga tidak mau masyarakat dirugikan karena ini," jelas dia.
 
Untuk itu, upaya pengembangan peralatan rapid test secara masif di dalam negeri juga bisa menjadi opsi. Dengan begitu, pemerintah bisa mengatur industri tersebut mulai dari sisi hulu sampai ke hilir sehingga produk yang dihasilkan, mulai dari kualitas sampai harga, seragam.
 
"Tapi untuk jangka pendek kita akan upayakan standardisasi," ungkap Donny.
 

(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif