Bawaslu Mediasi KPU-Hanura
Ilustrasi. (Thinkstock)
Jakarta: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menjadwalkan mediasi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Partai Hanura. Mediasi merupakan tindak lanjut dari permohonan sengketa pencalonan bacaleg yang diajukan Hanura. 

"Permohonan sengketa sudah diregistrasi. Mediasi kemungkinan besok (Kamis 9 Agustus 2018)," kata Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu 8 Agustus 2018. 

Bagja mengatakan, baik pihak KPU dan Hanura sudah diberitahu perihal jadwal mediasi hari ini. 


Sementara itu, kuasa hukum Hanura, Servasius Serbaya Manek mengatakan, pihaknya sudah menerima undangan resmi mediasi dari Bawaslu. Mediasi rencananya digelar jam 10 pagi. 

"Sudah ada undangan resmi mediasi besok jam 10.00," kata Servasius ketika dikonfirmasi terpisah. 

Sebelumnya, KPU menetapkan perbaikan berkas bacaleg Hanura tidak memenuhi syarat (TMS). Karena penetapan ini, KPU akan mengacu pada berkas yang diserahkan Hanura pada pendaftaran awal dalam menyusun daftar calon sementara (DCS). 

Sementara itu, Sekjen Partai Hanura Herry Lontung mengatakan pihaknya siap bermediasi dengan KPU terkait sengketa ini. Dia berharap KPU bersedia memeriksa perbaikan berkas bacalegnya setelah melalui proses mediasi nanti. 

"Harapan kita semua diterima lah (berkas pendaftaran caleg). Sebab itu kan hak kita. Mereka (KPU), hanya mengatur, Kalaupun ada yang kurang, sudah diperbaiki dan itu semua kan sudah kami lakukan," katanya. 



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id